Basarnas Makassar Cari Tiga Nelayan Hilang Kontak di Perairan Pulau Banawayya Pangkep

PANGKEP,FILALIN.COM, — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar melakukan operasi pencarian terhadap tiga orang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Banawayya, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Ketiga korban masing-masing bernama Jumadi (31), Rudi (26), dan Mursalin (38). Mereka diketahui berangkat melaut pada Rabu pagi menggunakan kapal Joloro Sansel United JB 2023, namun hingga saat ini belum kembali ke darat.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan laporan kehilangan tersebut diterima dari pihak keluarga korban. Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas langsung melakukan langkah-langkah koordinasi dan pencarian.

“Sejak menerima laporan, kami langsung melakukan pemantauan melalui SROP Makassar dan SROP Selayar untuk menginformasikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar turut melakukan pemantauan dan melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Andi Sultan, Kamis.

Selain itu, Basarnas Makassar juga mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 lengkap dengan tim rescue serta peralatan pendukung untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Banawayya.

“Kami mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 beserta tim rescue untuk melakukan pencarian secara maksimal di lokasi yang diduga menjadi titik kecelakaan kapal,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim di lapangan menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca yang berubah-ubah serta gelombang laut yang cukup memengaruhi proses pencarian. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara optimal dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan Basarnas Makassar berharap para korban dapat segera ditemukan. (*)