Gebrakan Baru SMK Plus Indonesia Timur: Perkuat Vokasi Daerah dan Sinergi Strategis dengan Perguruan Tinggi

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Ekosistem pendidikan vokasi di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Yayasan Indonesia Timur (YIT) secara resmi melantik jajaran pimpinan baru SMK Plus Indonesia Timur guna memperkuat relevansi lulusan dengan dunia industri serta mempererat integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi.

​Wakil Ketua Yayasan Indonesia Timur (YIT), Aminuddin, SH, MH, melantik Dr. Muh. Ilyas, S.Ag, SH, M.Ag sebagai Kepala Sekolah SMK Plus Indonesia Timur, bertempat di Aula SMK Plus, Makassar, Rabu (21/1/2026). Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua YIT, H. Haruna, MA, MBA Nomor: 251/BP-YIT/I/2026.

​Sinergi Tanpa Batas: SMK Menuju Universitas

​Dalam sambutannya, Aminuddin menegaskan bahwa SMK Plus Indonesia Timur didirikan dengan misi sosial dan strategis. Selain memberikan akses pendidikan berkualitas bagi warga sekitar, sekolah ini diproyeksikan menjadi “feeder” utama bagi Universitas Indonesia Timur (UIT).

​”Ada semangat baru di tahun baru ini. Kami ingin ada kesinambungan yang kuat. Alumni SMK Plus akan mendapatkan prioritas dan keringanan biaya khusus untuk melanjutkan studi ke Universitas Indonesia Timur. Ini adalah komitmen yayasan untuk mencerdaskan bangsa,” tegas Aminuddin.

​Target Ambisius: Magnet Pendidikan di Makassar

​Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, S.Pt, SE, MM, M.Kes, menaruh harapan besar pada kepemimpinan Dr. Muh. Ilyas. Mengingat latar belakang Ilyas sebagai pendidik di MAN Model Makassar yang memiliki reputasi tinggi, Dr. Abdul Rahman optimis SMK Plus akan menjadi primadona baru.

​”Beliau tokoh yang dikenal luas. Dengan rasio pendaftar di sekolah sebelumnya yang mencapai 1 banding 100, kami yakin Dr. Ilyas mampu menarik minat calon siswa dalam skala besar ke SMK Plus. Target kita bukan sekadar dukungan, tapi kolaborasi nyata agar lulusan di sini langsung terserap ke jenjang pendidikan tinggi di UIT,” ujar Rektor.

​Fokus pada Vokasi dan Kolaborasi Industri

​Dukungan strategis juga datang dari Wakil Rektor IV UIT, Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, ST, MT, MM, MH. Selaku Ketua Harian Tim Koordinasi Vokasi Daerah (TKVD) Provinsi Sulawesi Selatan, ia menekankan pentingnya implementasi SK Gubernur terkait revitalisasi vokasi.

​”Sesuai mandat Gubernur, kunci kemajuan pendidikan saat ini adalah kolaborasi antara pemerintah provinsi, dunia usaha/industri (DUDI), dan lembaga pendidikan. SMK Plus Indonesia Timur berada dalam posisi strategis untuk menjalankan skema ini,” ungkap Dr. Affandy.

​Visi Kepemimpinan Baru

​Dr. Muh. Ilyas dalam pidato perdananya usai dilantik mengajak seluruh civitas akademika untuk bergerak cepat. Ia menekankan pola kerja keras yang dibarengi dengan nilai-nilai spiritual.

​”Saya tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan masukan dari Bapak/Ibu sekalian adalah penentu masa depan sekolah ini. Prinsip kita jelas: kerja-kerja produktif namun jangan pernah melupakan ibadah. Kita punya waktu satu tahun untuk berbenah total demi hasil yang nyata,” pungkasnya.

 

​Selain melantik Kepala Sekolah, turut dilantik jajaran struktural baru, di antaranya:

​Hasmia Bte Hanafi, S.Farm, M.Kes (Wakil Kepala Sekolah)

​Fitria, SE, MM (Bendahara)

​Hj. Andi Jumriani, SE, MM (Operator)

​Nurul Muafiah, S.Pd (Tata Usaha)

​Azzahra Khaira Annisa, S.Pd (BK/BP).

 

​Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting akademisi, termasuk Wakil Rektor II Dr. Arjang, ST, MT, MM, dan Dekan Fisip UIT Prof. Dr. H. Wahyuddin Hamid, M.Si, serta jajaran tenaga pendidik lainnya.

 

(*/Humas UIT/ Beddu Lahi, Affandy Agusman Aris).