Viral di Medsos Penyerangan Pos Pengamanan di Masjid Al-Markas Maros, Pelaku Akhirnya Ditangkap

- Penulis

Selasa, 29 November 2022 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAROS – Polsek turikale polres maros berhasil menangkap empat dari tujuh pelaku yang melakukan penyerangan Pos Pengamanan (Pospam) Masjid Al – Markas Kabupaten Maros, Senin (28/11/2022).

Kapolsek Turikale AKP. Ridwan Enonk mengatakan, Dari Hasil keterangan saksi – saksi yang ada di Tkp, pelaku berjumlah 7 orang dan baru 4 orang yang di berhasil diamankan.

Menurut Ridwan, para pelaku melakukan penyerangan menggunakan sajam jenis busur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Empat orang diamankan yakni WD (18), RH (18), I (18) dan HN (24). Mereka melakukan perusakan dan penyerangan Pos Pam (pengamanan) yang berada di area masjid dengan menggunakan busur,” katanya. Selasa, (28/11/2022).

Dia mengungkapkan, Motif penyerangan karena istri salah satu pelaku inisial WD ini diganggu oleh tetangganya inisial HC. Saat itu, HC kebetulan berada di dekat Masjid Al Markaz. Sehingga lari masuk ke dalam Pos Pam karena dikejar oleh para pelaku,” bebernya.

Sementara kronologi berawal saat HC mengirimkan pesan singkat ke istri salah satu pelaku yakni WD. Kemudian istri WD memperlihatkan pesan singkat HC tersebut.

“Karena pesan itu, WD dan HC ini janjian untuk duel di area Masjid Al Markaz. Tapi saat itu, ternyata WD mengajak rekannya untuk menyerang HC yang saat itu sudah ada di Masjid Al Markaz,” ungkapnya.

Selain mengamankan keempat pelaku, polisi juga menyita motor milik WD. Polisi juga masih memburu tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Sebelumnya Sebuah video Viral di sosial media memperlihatkan sejumlah remaja yang diduga geng motor menyerang dan melakukan perusakan di Masjid Al Markaz Maros. Polisi sigap melakukan penyelidikan terkait perusakan dan penyerangan Masjid Al Markaz Maros.

Dalam hasil rekaman CCTV, terlihah sejumlah remaja mendatangi Masjid Al Markas. Ia diduga menyerang kelompok anak remaja lain yang masuk ke dalam ruangan masjid.

Kawanan geng motor menyerang dengan menggunakan senjata tajam anak panah busur. Bahkan, dari mereka memecahkan kaca masjid dengan cara dihantam helm. Dikabarkan juga, penjaga masjid terluka.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aset Perbankan Sulsel Tumbuh 5,99 Persen, OJK: Kredit Produktif Masih Dominasi Pembiayaan
KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 
BADKO HMI Sulsel Desak Aparat Periksa Bupati dan Sekda Luwu Timur terkait Konflik Laoli
Puluhan Organisasi Sipil Kecam Penggusuran Petani Laoli, Desak Penghentian PSN PT IHIP di Luwu Timur
Kuasa Hukum Masnawi Sebut Belum Terima Surat Bareskrim soal Aduan Pansus Hak Angket DPRD Gowa
Sidang Mediasi Gugatan Pansus Hak Angket DPRD Gowa Kembali Digelar, Tergugat Absen dan Diwakili Kuasa Hukum
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN SNAPBOOST
ENAM ORANG MAHASISWA MENGALAMI TROUBLE SAAT MENDAKI DI GOA KALIBBONG ALLOA, TIM PENCARIAN DAN PERTOLONGAN GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI ENAM MAHASISWA DENGAN SELAMAT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Aset Perbankan Sulsel Tumbuh 5,99 Persen, OJK: Kredit Produktif Masih Dominasi Pembiayaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WITA

KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:52 WITA

BADKO HMI Sulsel Desak Aparat Periksa Bupati dan Sekda Luwu Timur terkait Konflik Laoli

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:20 WITA

Puluhan Organisasi Sipil Kecam Penggusuran Petani Laoli, Desak Penghentian PSN PT IHIP di Luwu Timur

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:58 WITA

Kuasa Hukum Masnawi Sebut Belum Terima Surat Bareskrim soal Aduan Pansus Hak Angket DPRD Gowa

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

Kamis, 6 Agu 2026 - 17:42 WITA