Akademi Daring Kominfo, Indosat dan Mastercard Latih Satu Juta Talenta Keamanan Siber di Indonesia

- Penulis

Jumat, 13 September 2024 - 19:58 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bekerja sama dengan Cybersecurity Center of Excellence oleh Indosat atau IOH dan Mastercard Indonesia meluncurkan akademi daring untuk mempersiapkan satu juta masyarakat Indonesia di bidang keamanan siber.

 

Inisiatif ini menandai langkah penting dalam perjalanan Indonesia untuk menjadi ekonomi digital global. Sekaligus, sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dengan memanfaatkan platform Digital Talent Scholarship (DTS) milik Kominfo, akademi daring ini akan berfokus pada pengembangan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam keamanan siber bagi individu dan usaha kecil.

 

Memastikan individu dan usaha kecil lebih siap melindungi diri di dunia yang semakin terdigitalisasi.

 

Pada saat yang sama, inisiatif ini juga akan mendorong dan mengasah kemampuan keamanan siber Indonesia baik bagi para profesional yang sudah ada maupun talenta baru. Hal ini diharapkan dapat menambah jumlah spesialis dalam bidang keamanan siber.

 

Indosat dan Mastercard akan memainkan peran penting dengan menggabungkan upaya pengembangan talenta digital dari Indosat dengan keahlian Mastercard dalam solusi keamanan siber.

 

Peserta program DTS nantinya akan memperoleh keterampilan penting yang dibutuhkan dalam ekonomi digital saat ini, seperti cara menginventarisasi perangkat, apps dan accounts, menguasai pembaruan perangkat lunak dan keamanan daring, melindungi diri dari serangan phishing dan malware, serta mengamankan data bisnis dengan backups.

Inisiatif ini diharapkan dapat memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dalam keamanan digital, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di tingkat global.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi menyatakan, Kemitraan ini menandai tonggak penting dalam pengembangan digital Indonesia.

 

“Kami berkomitmen untuk mebangun ekosistem digital yang aman dan tangguh, di mana keamanan siber menjadi bagian penting dari misi ini. Dengan bergabungnya IOH dan Mastercard kami meletakkan fondasi kuat untuk mempersiapkan talenta digital Indonesia menghadapi tantangan yang akan datang,” ujar Budi Arie.

 

Sementara itu, Vikram Sinha selaku President Director and CEO Indosat Ooredo Hutchisom mengatakan, Indosat percaya bahwa talenta digital adalah kunci masa depan Indonesia.

 

Bersama dengan Mastercard, Indosat berkomitmen untuk mempercepat perjalanan Indonesia menuju negara yang maju dan aman secara digital, serta siap bersaing di kancah global.

 

“Dengan inisiatif bersejarah ini, kami yakin Indosat semakin dekat untuk memenuhi tujuan besar kami dalam memberdayakan Indonesia,” kata Vikram.

Country Manager and President Director of Mastercard Indonesia Aileen Goh mengatakan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital, frekuensi dan cakupan serangan siber juga meningkat.

 

Kejahatan siber diproyeksikan akan merugikan dunia sekitar US$13,8 triliun pada 2028. Selain meningkatnya kerentanan, survei global terbaru mengungkapkan bahwa 72 persen serangan siber di Asia disebabkan oleh kekurangan spesialis terampil di bidang ini.

 

Pengembangan kapasitas dan pembinaan talenta keamanan siber adalah kunci untuk memastikan ketahanan siber dan ekonomi digital yang aman.

 

Aileen Goh menyebut, Mastercard senang dapat berkontribusi pada inisiatif penting ini bersama Indosat dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

 

“Kolaborasi ini akan membekali talenta Indonesia dengan keterampilan, pengetahuan, dan keahlian penting yang diperlukan untuk menghadapi ancaman di masa depan dan memperkuat kepercayaan dalam ekonomi digital, sehingga menjaga masa depan digital Indonesia,” jelas Aileen Goh.

 

Kolaborasi ini merupakan bagian dari Cybersecurity Center of Excellence yang diluncurkan oleh IOH dan Mastercard pada April 2024.

 

Inisiatif ini menetapkan tolok ukur baru untuk pelatihan keamanan siber dan menjadi model bagi program pengembangan talenta digital Indonesia di masa depan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka Monev Internal Penelitian dan PKM, Sesi Perdana Bersama Fakultas Pertanian.
PERKUAT ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU
Makassar Leadership Summit 2026 Menguji Kembali Makna Leadership di Tengah Disrupsi
Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih  Banyak Pilihan Mo
Lanjutkan Ekspansi Layanan, Honda Buka 4 Diler Baru di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah 
Makassar Leadership Summit 2026 Kembali Digelar, Targetkan 500 Peserta Lintas Sektor
Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong
Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Rektor UIT Buka Monev Internal Penelitian dan PKM, Sesi Perdana Bersama Fakultas Pertanian.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:01 WITA

PERKUAT ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Makassar Leadership Summit 2026 Menguji Kembali Makna Leadership di Tengah Disrupsi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:51 WITA

Produksi Lokal Jadi Babak Baru BYD, Hadirkan Lebih  Banyak Pilihan Mo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:44 WITA

Lanjutkan Ekspansi Layanan, Honda Buka 4 Diler Baru di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah 

Berita Terbaru

Berita

PERKUAT ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:01 WITA