Front mahasiswa desak kejati periksa Kepala Dinas PU Kota Makassar

- Penulis

Rabu, 27 November 2024 - 13:29 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, Front mahasiswa dan pemuda anti korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan kejaksaan tinggi sulsel terkait dugaan proyek pembangunan drainase kota makassar, selasa 26/11/2024

 

Melalui selebaran pernyataan sikap front mahasiswa anti korupsi, diketahui pada tahun anggaran 2023 pemerintah kota makassar menganggarkan belanja modal bangunan air kotor melalui bidang sumber daya air dinas PU kota makassar yang beraada di beberapa wilayah kota makassar sebanyak 24 paket dengan anggaran berkisar RP.15.469.062.500,00.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melalui pengeras suara didepan kejaksaan tinggi jendral lapangan Mujahidin menyampaikan: Sebanyak 24 paket pekerjaan Drainase dinilai dan diduga kerja asal-asalan dan ada indikasi korupsi pada progres pekerjaan tersebut. Ia menyampaikan Kepala Dinas PU kota Makassar, PPK maupun pihak ketiga (Kontraktor pelaksana) mesti segera diperiksa oleh kejaksaan tinggi sulsel mengingat anggaran yang cukup besar namun dinilai/diduga pekerjaan tidak sesuai standar spesifikasi(RAB).

 

Poin yang menjadi sorotan front mahasiswa anti korupsi antara lain ada dugaan pembiaran dan / Keterlibatan kepala dinas PU kota makassar maupun PPK pada proyek pembangunan drainase kota makassar.

Selang beberapa menit melakukan orasi front mahasiswa ditemui perwakilan kejati sulsel kepala seksi sosial masyarakat (Irwan S) untuk melakukan audience.

Irwan menyakan pihaknya sangat apresiasi atas pengawalan front mahasiswa, namun mesti ada SOP atau laporan pengaduan secara resmi sehingga dugaan korupsi tersebut dapat segera ditindak oleh pihak kejati.

Menanggapi hal tersebut jendral lapangan Mujahidin memberikan ketegasan bahwa pihak nya akan segera melakukan aksi unjuk rasa jilid II dan memasukan laporan pengaduan secara resmi. Terkait bukti awal temuan front akan dibeberkan dan dimasukan pada surat pengaduan resmi.

 

Sebelum bubar jendral lapangan menegaskan didepan kejaksaan tinggi bahwa akan segera hadir dalam waktu dekat melakukan aksi unjuk rasa dan pelaporan pengaduan secara resmi dengan membawa masa yang lebih masif. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026
ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS
Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar
LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren
FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi
FKM UIT Sambut Mahasiswa Baru 2026 melalui PKKMB dan Kuliah Tamu: Menyiapkan Generasi Kesehatan Masyarakat yang Sehat, Unggul, dan Berkarakter
Bukit Baruga Buka Peluang Penghasilan Tambahan lewat Program Baruga Friends
RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:51 WITA

Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:22 WITA

ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS

Rabu, 30 September 2026 - 21:17 WITA

Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar

Rabu, 30 September 2026 - 21:00 WITA

LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WITA

FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi

Berita Terbaru