Azizul, Putra Mansyur Semma, Jadi Imam dan Mengajar Alquran di Madinah

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025 - 20:29 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MADINAH,FILALIN.COM, Azizul Hakim Mansyur, putra almarhum Dr Mansyur Semma yang juga merupakan pembina utama Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah, telah berada di Madinah selama sepekan untuk melaksanakan ibadah umrah.

Ini merupakan hadiah atas ketekunan Azizul dalam mencetak generasi Qurani selama enam tahun, dari Ketua Dewan Pembina, Ustaz Muzayyin Arif.

Selama di Kota Madinah, selain melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi Al-Munawwarah, Aziz juga sering menunaikan salat di salah satu masjid yang berlokasi dekat hotel tempatnya menginap, yang hanya berjarak 300 meter dengan berjalan kaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suatu ketika, saat Aziz sedang iktikaf antara salat Asar dan Magrib, ia mengisinya dengan murajaah (mengulang) hafalan Alquran. Menjelang waktu Magrib, Aziz didatangi oleh Syekh Abu Bakar, imam sekaligus pengurus masjid tersebut. Percakapan pun dimulai dengan pertanyaan dari Syekh tentang asal-usul Aziz dan aktivitasnya di Indonesia. Obrolan berlanjut hingga Syekh meminta bertukar nomor telepon dengan Aziz.

Di akhir percakapan, Syekh Abu Bakar meminta Aziz menjadi imam salat Magrib. Namun, Aziz menolak secara halus karena ia ingin lebih memahami situasi terlebih dahulu, sebagaimana akhlak yang diajarkan: tidak serta-merta menerima permintaan tanpa pertimbangan.

Setelah salat Magrib, Syekh Abu Bakar kembali menghubungi Aziz dan memintanya menjadi imam salat Isya.

“Setelah mempertimbangkan, alhamdulillah saya menerima permintaan tersebut. Setelah itu, saya diminta untuk selalu menjadi imam salat di masjid tersebut, kecuali jika sedang berada di Masjid Nabawi,” ujar Aziz, Senin, 27 Januari 2025.

Selain menjadi imam di Masjid Al-Zahem, Madinah itu, Aziz juga menyempatkan diri untuk mengajar Alquran. Ia menerima setoran hafalan dari putra Syekh Abu Bakar, Sultan, yang berusia tujuh tahun.

” Alhamdulillah, saya berharap semoga Allah menakdirkannya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani, khususnya di dua kota suci, Makkah dan Madinah,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tendangan Perdana Kapolresta Gowa Buka Kapolresta Gowa Cup 2026, 12 Tim Siap Bertanding
41 Pengelola Komunitas Literasi di Gowa Ikuti Pelatihan Manajemen
PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan
Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:40 WITA

Tendangan Perdana Kapolresta Gowa Buka Kapolresta Gowa Cup 2026, 12 Tim Siap Bertanding

Minggu, 27 September 2026 - 15:51 WITA

41 Pengelola Komunitas Literasi di Gowa Ikuti Pelatihan Manajemen

Minggu, 27 September 2026 - 10:00 WITA

PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Berita Terbaru