Satgas PASTI Perketat Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal di Sulawesi Selatan

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 09:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Satgas PASTI Daerah Sulawesi Selatan terus berupaya memberantas aktivitas keuangan ilegal di wilayahnya. Sepanjang tahun 2024, empat entitas ilegal telah dihentikan, yaitu MSL App, Liberty App, Saku Sultan, dan PT Waktunya Beli Saham. Namun, pada tahun 2025, muncul laporan terkait entitas ilegal baru bernama World Pay One (WPONE). Entitas ini beroperasi dengan mengklaim memiliki izin resmi untuk perdagangan mata uang digital di Indonesia. “Masyarakat harus selalu waspada terhadap penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat,” ujar Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin.

Selain itu, laporan terkait pinjaman online ilegal juga meningkat tajam di Sulawesi Selatan. Sepanjang 2024, Satgas PASTI menerima 491 pengaduan terkait pencairan dana tanpa persetujuan peminjam. Angka ini merupakan yang tertinggi di Indonesia Timur, sementara secara nasional tercatat 15.845 laporan dengan Jawa Barat sebagai wilayah terbanyak, yaitu 3.705 pengaduan. “Jangan mudah tergiur pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK karena dapat merugikan, baik secara finansial maupun dari sisi perlindungan data pribadi,” kata Muchlasin.

Sebagai langkah pencegahan, Satgas PASTI terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pada tahun 2024, sebanyak 22 kegiatan edukasi dan 18 sesi talkshow radio telah diselenggarakan. Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai berbagai modus penipuan, seperti impersonation, pekerjaan paruh waktu palsu, dan robot trading yang sering ditemukan di Telegram serta WhatsApp. OJK menegaskan bahwa upaya pencegahan ini harus terus diperkuat agar masyarakat lebih terlindungi dari ancaman keuangan ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berbagai upaya ini, Satgas PASTI berharap kesadaran masyarakat terhadap risiko keuangan ilegal semakin meningkat. “Kami terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari aktivitas keuangan ilegal melalui pengawasan dan edukasi yang lebih intensif,” tutup Muchlasin. Pemerintah pun diharapkan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih aman. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan
OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar
Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi
Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan
Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma
Industri Reksa Dana Tumbuh Pesat, APRDI Gencarkan Literasi Investasi di Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WITA

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan

Jumat, 17 April 2026 - 22:04 WITA

OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WITA

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 April 2026 - 13:20 WITA

Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WITA

Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:52 WITA