Santri dan Perangkat Desa di Bantaeng Dapat Edukasi Keuangan dari OJK

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG,FILALIN.COM,– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus menggalakkan literasi keuangan di wilayah Sulawesi Selatan. Kali ini, Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) 2025, dengan menyasar dua kelompok utama: perangkat desa dan santri.

 

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Kecamatan Tompobulu dan Pondok Pesantren DDI Mattoangin, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah serta pelaku sektor jasa keuangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Edukasi untuk Perangkat Desa dan Masyarakat Umum

 

Di Kecamatan Tompobulu, edukasi diberikan kepada perangkat desa dan masyarakat umum. Mereka mendapatkan pengetahuan seputar layanan keuangan legal, perlindungan konsumen, serta risiko penggunaan jasa keuangan ilegal yang marak terjadi.

 

Materi yang disampaikan mencakup cara mengakses pembiayaan yang aman, manfaat menabung, dan bagaimana mengenali ciri-ciri investasi bodong.

 

Keuangan Syariah untuk Santri DDI Mattoangin

 

Sementara itu, di Pondok Pesantren DDI Mattoangin, para santri dan santriwati mendapatkan edukasi khusus mengenai keuangan syariah. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, agar para santri lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

 

Pimpinan Ponpes: Santri Harus Jadi Agen Perubahan

 

Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattoangin, Abdul Haris Nurdinme, menyambut baik kegiatan ini dan menekankan pentingnya pemahaman keuangan bagi para santri.

“Edukasi keuangan syariah sangat penting, bukan hanya untuk bekal pribadi, tapi juga agar para santri bisa menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam dalam aktivitas ekonomi di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

OJK: Edukasi Jadi Kunci Peningkatan Inklusi Keuangan

 

Deputi Direktur OJK Sulselbar, Amiruddin Muhidu, menjelaskan bahwa literasi keuangan adalah fondasi penting untuk meningkatkan inklusi keuangan di daerah.

“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat bisa lebih percaya diri memanfaatkan layanan keuangan, baik konvensional maupun syariah, dan terhindar dari jebakan keuangan ilegal,” jelasnya.

 

OJK juga mendorong pembukaan rekening simpanan pelajar serta akses pembiayaan produktif, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIKAPI GEJOLAK GEOPOLITIK GLOBAL, OJK PASTIKAN FUNDAMENTAL DAN INTERMEDIASI PERBANKAN TETAP TERJAGA
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan Kepada Masjid dan Panti Asuhan di Ujung Tanah
Prodi Ilmu Administrasi FISIP UIT Raih Terakreditasi dari LAMSPAK
Save the Children Indonesia Luncurkan Program ELEVATE dan CORE di Luwu Timur, Fokus Atasi Kekerasan Gender dan Kemiskinan Struktural
Miris! Jalan Raya Pantura di Kemiri Gelap Gulita, Warga Desak Pemerintah Segera Pasang PJU
BBPOM Makassar Bongkar Produksi Skincare Ilegal di Makassar, Omzet Capai Rp65 Juta per Pekan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:18 WITA

SIKAPI GEJOLAK GEOPOLITIK GLOBAL, OJK PASTIKAN FUNDAMENTAL DAN INTERMEDIASI PERBANKAN TETAP TERJAGA

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:15 WITA

Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:15 WITA

Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:12 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan Kepada Masjid dan Panti Asuhan di Ujung Tanah

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:58 WITA

Prodi Ilmu Administrasi FISIP UIT Raih Terakreditasi dari LAMSPAK

Berita Terbaru