OJK Sulselbar: Aset Perbankan Tembus Rp207 Triliun, Dana Pihak Ketiga Naik 7,73 Persen

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin saat pemaparan kinerja keuangan sulselbar dalam jurnal updatep Jumat (15/8/). Foto : filalin.com

i

Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin saat pemaparan kinerja keuangan sulselbar dalam jurnal updatep Jumat (15/8/). Foto : filalin.com

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) kembali menggelar journalist update kinerja sektor jasa keuangan di wilayahnya, Jumat (15/8). Dalam paparannya, Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin, memaparkan perkembangan perbankan, asuransi, pembiayaan, hingga pasar modal di semester pertama 2025.

Mochlasin menjelaskan, secara umum kinerja sektor jasa keuangan di Sulselbar tumbuh stabil. “Kalau di Inggris rata-rata naik turun, itu biasa. Begitu juga di Indonesia, ada daerah yang naik dan ada yang turun. Untuk Sulselbar, rata-rata pertumbuhan ekonomi kita 4,94 persen, sedikit di bawah rata-rata nasional 4,98 persen. Tapi secara per kapita, kita naik menjadi Rp41 juta, meningkat Rp3,9 juta dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Kinerja Perbankan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Per Juni 2025, total aset perbankan di Sulselbar mencapai Rp207 triliun, tumbuh 5,9 persen secara year on year (yoy). Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp141 triliun atau naik 7,73 persen yoy, sementara kredit yang disalurkan sebesar Rp147 triliun, tumbuh 3,89 persen yoy.

Rasio kredit terhadap DPK (Loan to Deposit Ratio / LDR) mengalami penurunan dari 122 persen pada Maret menjadi 120 persen. Menurut Mochlasin, penurunan ini menandakan pertumbuhan tabungan masyarakat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit.

DPK di Sulselbar masih didominasi tabungan sebesar Rp83 triliun, diikuti deposito Rp36 triliun dan giro Rp21 triliun. Sementara kredit produktif berkontribusi 53 persen atau Rp93 triliun, dan kredit konsumtif 46 persen atau Rp77 triliun.

Jumlah Pelaku Sektor Keuangan

OJK mencatat, saat ini terdapat 53 bank umum dengan 860 kantor cabang di Sulselbar, 25 BPR dengan 49 kantor, 83 perusahaan asuransi, 60 perusahaan pembiayaan, serta 3 perusahaan pergadaian dengan total 363 kantor. Di pasar modal, terdapat 16 kantor perwakilan perusahaan sekuritas.

Kredit untuk UMKM

Mochlasin juga mengungkapkan, kredit di Sulselbar mayoritas mengalir ke sektor perdagangan besar dan eceran, baik untuk UMKM maupun skala besar. Ia menambahkan, OJK sedang menyiapkan aturan baru dalam bentuk POJK untuk mempermudah akses pembiayaan UMKM. “Ini sudah kami konsultasikan dan diharapkan bisa segera selesai, sehingga mendorong pertumbuhan sektor produktif,” katanya.

Menurut Mochlasin, stabilnya kinerja perbankan di Sulselbar menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah, dengan tren masyarakat yang semakin gemar menabung dan penyaluran kredit yang tetap terjaga. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONSISTEN GELAR DONOR DARAH, GMTD PERKUAT IMPLEMENTASI PILAR TANGGUH DALAM “LIPPO UNTUK INDONESIA PASTI”
MANTABKAN LANGKAH MENUJU EKSPANSI BISNIS 2026, SPJM DORONG KEUNGGULAN BISNIS DAN LAYANAN
Prodi MIAN UIT Adakan PKM di Desa Salenrang Kec. Bontoa Kab. Maros
Program Ramadan Hadirkan Konsep Kuliner dan Amal di Mercure Makassar Nexa Pettarani
Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto, Pintu Futures Sediakan Lima Fitur Unggulan
Kalla Toyota Berjaya di Ajang Toyota Dealer Convention 2026
Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum
Komitmen Utamakan Budaya Kerja Aman, Bumi Karsa Raih Penghargaan K3 Platinum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:40 WITA

KONSISTEN GELAR DONOR DARAH, GMTD PERKUAT IMPLEMENTASI PILAR TANGGUH DALAM “LIPPO UNTUK INDONESIA PASTI”

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WITA

MANTABKAN LANGKAH MENUJU EKSPANSI BISNIS 2026, SPJM DORONG KEUNGGULAN BISNIS DAN LAYANAN

Senin, 16 Februari 2026 - 18:06 WITA

Prodi MIAN UIT Adakan PKM di Desa Salenrang Kec. Bontoa Kab. Maros

Senin, 16 Februari 2026 - 16:22 WITA

Program Ramadan Hadirkan Konsep Kuliner dan Amal di Mercure Makassar Nexa Pettarani

Senin, 16 Februari 2026 - 13:57 WITA

Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto, Pintu Futures Sediakan Lima Fitur Unggulan

Berita Terbaru