K3 MPR RI Ingatkan Gelombang Demonstrasi Tanda Kekecewaan Rakyat, Desak Perbaikan Demokrasi

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 21:09 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, – Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR RI menyampaikan surat rekomendasi resmi kepada Pimpinan MPR RI pada 8 September 2025, terkait situasi demokrasi nasional yang dinilai semakin menjauhi amanat konstitusi.

Dalam rekomendasi tersebut, K3 menilai gelombang demonstrasi yang terjadi sejak akhir Agustus lalu merupakan bentuk ekspresi kekecewaan rakyat terhadap praktik bernegara. Karena itu, seluruh lembaga negara diminta untuk melakukan evaluasi, koreksi, dan perubahan mendasar.

“Kami mendorong agar Pimpinan MPR RI mengundang seluruh lembaga negara dan elemen bangsa untuk mencari solusi bersama, memperkuat demokrasi, serta menegakkan prinsip negara hukum yang berkeadilan, bersih, dan akuntabel,” demikian salah satu poin rekomendasi K3.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat rekomendasi ini ditegaskan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis dalam memberikan masukan atas dinamika ketatanegaraan. Komisi juga menilai kerusuhan sosial yang terjadi beberapa waktu terakhir tidak lepas dari praktik penyelenggaraan negara yang janggal.

Anggota Komisi K3, Prof. Dr. Mustari Mustafa, menegaskan perlunya langkah korektif nyata agar arah demokrasi dan tata kelola pemerintahan kembali berpijak pada konstitusi dan etika kebangsaan.

“Reformasi 1998 mengamanahkan agar negara dibersihkan dari budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Amanat ini harus ditunaikan, mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan elit negara,” ujar Mustari.

Ia juga mengingatkan bahwa salah satu tujuan Reformasi adalah pemulihan ekonomi nasional yang kini terancam oleh dominasi kelompok kecil atau oligarki. Dalam konteks ini, reformasi kepolisian disebut sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Bangsa ini membutuhkan langkah korektif nyata untuk memastikan demokrasi berjalan sehat sesuai cita-cita Reformasi 1998,” tegas Mustari setelah mengikuti Pleno K-3 MPR RI pada 12–14 September 2025 di Jakarta. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA