Penguatan SDM Halal Lewat Sertifikasi Penyelia Halal: BI Sulsel Dorong SPPG Naik Kelas di BEKS 2025

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:07 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat ekosistem halal di daerah dengan menyasar sektor pangan lokal. Melalui kolaborasi dengan Pusjilal Institut dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi syariah, BI Sulsel menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Penyelia Halal Reguler bagi Pengelola Sentra Pangan Jajanan (SPPG) dalam rangkaian Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025.

Pelatihan yang berlangsung secara daring selama tiga hari, 24–26 Oktober 2025, diikuti oleh pengelola SPPG dari sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan: Makassar, Maros, Soppeng, Pinrang, Takalar, Enrekang, Bone, Gowa, dan Pangkep.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Pusjilal Indonesia, Dr. H. Waspada Santing, M.Sos.I., M.HI., dan secara resmi diluncurkan oleh Asisten Direktur BI Sulawesi Selatan, Dhony Iwan Kristanto. Hadir pula Direktur LPK Pusjilal Institut, Drs. H. Jamaluddin Saleh, BcHk, serta para instruktur dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukung 10 SPPG Layani Puluhan Ribu Penerima Manfaat

Bank Indonesia Sulawesi Selatan memfasilitasi 10 SPPG untuk mengikuti pelatihan ini. Data menunjukkan, sepuluh sentra tersebut setiap harinya melayani 28.588 siswa, 483 ibu hamil dan menyusui, serta 457 balita.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) halal yang memahami prinsip kehalalan, penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan kesiapan menuju sertifikasi halal produk pangan.

“Kami melihat bahwa pengelola SPPG memiliki peran penting dalam memastikan kehalalan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Melalui pelatihan ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tapi juga kesadaran untuk menjaga integritas halal dari hulu ke hilir,”

ujar Dhony Iwan Kristanto, Asisten Direktur BI Sulawesi Selatan.

Pusjilal: SDM Halal adalah Pondasi Ekonomi Syariah

Ketua Pusjilal Indonesia, Dr. H. Waspada Santing, mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan BI Sulsel bersama BPJPH dan pemerintah daerah. Menurutnya, penguatan SDM halal di tingkat akar rumput menjadi langkah strategis untuk membangun ekonomi syariah yang tangguh dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa penguatan SDM halal di tingkat akar rumput seperti pengelola SPPG adalah fondasi penting bagi pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,”

kata Dr. Waspada Santing dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa pelatihan ini membuka jalan bagi pengelola sentra pangan agar mampu menerapkan sistem jaminan halal secara mandiri, sekaligus berkontribusi terhadap percepatan Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia.

Kolaborasi Menuju Ekosistem Halal yang Inklusif

Direktur LPK Pusjilal Institut, Drs. H. Jamaluddin Saleh, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antar lembaga untuk memperkuat rantai nilai halal di Sulawesi Selatan.

“Kunci keberlanjutan ekosistem halal adalah sinergi. Ketika BI, BPJPH, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah bekerja bersama, maka kita bukan hanya melahirkan penyelia halal bersertifikat, tetapi juga membangun budaya halal yang melekat dalam aktivitas ekonomi masyarakat,”

tuturnya.

Harapan Sulsel Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian BEKS 2025 ini diharapkan memperluas pemahaman dan implementasi tata kelola pangan halal di daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Sulawesi Selatan berpotensi menjadi salah satu pusat penggerak ekosistem halal nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.

“Inisiatif seperti ini sangat strategis, bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas SDM, tapi juga membangun kepercayaan publik terhadap produk halal yang beredar di pasaran,” pungkas Dhony Iwan Kristanto. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 
Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV
Kukuhkan Peran Pencetak Pemimpin Masa Depan, FISIP UIT Gelar PKKMB 2026 dan Siapkan Mahasiswa Menyongsong Indonesia Emas 2045
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Jumat, 25 September 2026 - 21:25 WITA

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WITA

Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WITA

Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar

Jumat, 25 September 2026 - 19:09 WITA

OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 

Berita Terbaru

Berita

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:25 WITA