Komunitas Musik dan Seni Jalanan Kota Ini Kian Aktif, Jaringan IM3 Dorong Publikasi dan Kolaborasi Kreatif

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 10:23 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,-FILALIN.COM, –Aktivitas komunitas musik dan seni jalanan di kota ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah band independen, musisi akustik, hingga seniman mural yang beraksi di ruang publik kini lebih rutin menggelar pertunjukan kecil, sesi kolaborasi, dan publikasi karya secara digital. Peningkatan ini turut ditopang oleh jaringan IM3 dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang semakin stabil di kawasan perkotaan.

Dalam setiap penampilan, dokumentasi dan publikasi digital menjadi bagian penting yang menentukan jangkauan karya mereka. Mulai dari unggahan video latihan, cuplikan panggung, hingga live session kini dapat dilakukan secara real-time tanpa kendala jaringan.

Musisi Lokal Manfaatkan Internet untuk Menjangkau Pendengar Lebih Luas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu band lokal yang aktif tampil di ruang publik, Ruang Sisi, mengaku publikasi karya kini lebih mudah berkat koneksi internet yang lebih stabil.

“Setelah manggung, kami langsung upload video penampilan ke Instagram dan TikTok. Kualitasnya bagus, tidak ada putus-putus,” kata Alif, gitaris Ruang Sisi.

Ia menambahkan, kecepatan upload berperan penting dalam menjaga interaksi dengan pendengar, terutama ketika merilis potongan lagu baru.

Bagi musisi independen yang memanfaatkan platform digital sebagai portofolio, kestabilan jaringan menjadi faktor yang menentukan ritme produksi.

“Musisi lokal sekarang bersaing secara online. Kalau upload lama atau gagal, momentum hilang. Dengan IM3, prosesnya lebih lancar,” ujar Dimas, produser musik rumahan yang rutin merilis karya melalui platform streaming.

Seni Jalanan Lebih Sering Terdokumentasi dan Mendapat Perhatian Publik

Selain musik, komunitas seni jalanan juga merasakan manfaat konektivitas digital yang kuat. Muralis dan ilustrator yang bekerja di ruang publik kerap melakukan siaran langsung saat membuat karya, serta mengunggah foto tahapan pembuatan mural ke sejumlah kanal digital komunitas.

“Dulu siaran langsung sering terputus. Sekarang lebih stabil, jadi proses kreatif bisa ditonton langsung oleh pengikut kami,” jelas Randi, salah satu muralis aktif di kawasan pusat kota.

Menurutnya, dokumentasi real-time membuat karya seni jalanan tidak hanya dinikmati oleh warga yang lewat, tetapi juga oleh audiens yang lebih luas di dunia digital.

Kolaborasi Antarkomunitas Makin Intensif

Dengan distribusi karya yang lebih cepat, kolaborasi antara musisi, videografer, dan seniman visual menjadi semakin rutin. Proyek live session, mural interaktif, hingga pertunjukan musik jalanan yang direkam dan ditayangkan secara digital kini lebih mudah diproduksi.

“Kami sering berkolaborasi dengan videografer lokal. Setelah rekaman selesai, file besar bisa langsung dikirim dan diunggah tanpa hambatan,” kata Alif.

Kolaborasi ini mendorong lahirnya ruang kreatif baru yang memadukan seni visual, musik, dan dokumentasi digital menjadi satu kesatuan.

Ekosistem Kreatif Lokal Makin Tumbuh

Peningkatan aktivitas komunitas musik dan seni jalanan ini menunjukkan ekosistem kreatif lokal yang terus bergerak. Akses internet yang stabil melalui IM3 memberi ruang bagi karya-karya independen untuk tampil lebih luas, serta memperkuat peran ruang publik sebagai panggung terbuka bagi generasi muda.

Dengan semakin mudahnya publikasi digital, komunitas musik dan seniman jalanan di kota ini diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi salah satu pendorong utama dinamika kreatif perkotaan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senyum Anak-anak Kaluppini di Atas Jembatan Baru, Tak Lagi Cemas Berangkat Sekolah
Konservasi Burung Nuri Talaud di Bitung, Edukasi Generasi Muda Jadi Bagian Penting Pelestarian
Kolaborasi Prodi Magister Hukum UIT dengan DPN PERADI Bahas Pendalaman dan Pengembangan Materi PKPA
Talud Mulai Terbangun, Satgas TMMD dan Warga Kalebarembeng Perkuat Jalan Desa
Dari Titik Pengeboran, Harapan Air Bersih Mulai Dibangun di Pelosok Gowa
OJK PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT BONE, DORONG KEPUTUSAN KEUANGAN YANG BIJAK DAN WASPADA INVESTASI ILEGAL
Toyota New Hilux Double Cabin 2026 Jadi Incaran Pengunjung Auto Show Makassar
Winarni dan Mimpi Menjadi Dokter Hewan: Cerita Anak Nelayan yang Tumbuh di Rumah Anak Pesisir
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Senyum Anak-anak Kaluppini di Atas Jembatan Baru, Tak Lagi Cemas Berangkat Sekolah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:20 WITA

Konservasi Burung Nuri Talaud di Bitung, Edukasi Generasi Muda Jadi Bagian Penting Pelestarian

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:09 WITA

Kolaborasi Prodi Magister Hukum UIT dengan DPN PERADI Bahas Pendalaman dan Pengembangan Materi PKPA

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:06 WITA

Talud Mulai Terbangun, Satgas TMMD dan Warga Kalebarembeng Perkuat Jalan Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:50 WITA

Dari Titik Pengeboran, Harapan Air Bersih Mulai Dibangun di Pelosok Gowa

Berita Terbaru