Warga kelurahan Antang & Bitowa Adukan Konflik Lahan ke Rudianto Lallo, Khawatir Aset Pemkot Hilang

MAKASSAR,FILALIN.COM,.– Warga Kelurahan Antang & Bitowa Kecamatan Manggala, mengadu ke anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo,SH,MH terkait konflik lahan lapangan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas publik.

 

Warga khawatir jika Pemerintah Kota Makassar lengah, aset tersebut berpotensi lepas.

Salah seorang perwakilan warga,Ridwan  menyampaikan kebingungan mereka menghadapi konflik lahan yang telah bergulir sejak 2019.

 

Menurutnya  lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Makassar yang selama ini digunakan masyarakat untuk kepentingan umum, termasuk sarana ibadah yang di mana dipergunakan untuk Shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

 

“Kami bingung harus bagaimana. Lahan itu adalah aset Pemkot yang dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas publik. Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir aset Pemkot bisa hilang,” ujarnya Rabu (21/1) saat menyampaikan aspirasi.

 

Warga pun meminta perlindungan hukum kepada Rudianto Lallo,SH,MH dari Fraksi NasDem agar turut mengawal penyelesaian perkara tersebut. Mereka berharap upaya hukum yang kini masih berproses dapat segera dipercepat hingga tingkat kasasi.

 

“Kami meminta kepada anggota Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum bapak Rudianto Lallo,SH,MH untuk melakukan pengawalan penyelesaian hukum perkara ini, agar proses kasasinya di Mahkamah Agung Pusat bisa dipercepat,” katanya.

 

Diketahui, konflik lahan lapangan di Kelurahan Antang ini telah bergulir sejak 2019 melalui jalur perdata. Namun hingga kini, belum ada kepastian hukum yang memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut.

 

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan wakil rakyat agar aset daerah tetap terlindungi dan dapat terus dimanfaatkan untuk kepentingan publik. (*)