Jadikan Topeng “V” Sebagai Simbol; Mahasiswa Makassar Makin Massif Serukan Perlawanan Terhadap Politik Dinasti Dari Kampus Hingga Ke Pengendara Jalan

- Penulis

Sabtu, 16 Desember 2023 - 06:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi SULSEL (AMPDS) terus bergerak menyebar selebaran seruan perlawanan terhadap Politik Dinasti. Mereka menyisir sudut-sudut kampus di Makassar, dengan menggunakan topeng “V for Vendetta” sebagai simbol gerakan.

Setidaknya hari ini, Jum’at 15 Desember 2023 AMPDS secara serentak bergerak pada 20 SMA dan 9 kampus diantaranya Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Islam Makassar (UIM), Universitas Dipanegara (Undipa), Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI), STIE AMKOP, dan Universitas Indonesia Timur (UIT).

Selain menyembar selebaran di dalam Kampus, AMPDS juga membagikan selebaran dan stiker kepada pengguna jalan sepanjang jalan A.P. Pettarani dengan seruan *”Awas Bahaya! Jangan Sampai Indonesia Dikuasai Tirani Dinasti dan Pelanggar Hak Asasi”*. Mereka bahkan menempel stiker tersebuy di mobil angkot – pete’ pete’, becak, motor dan helm pengendara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

_”Kami terus bergerak menuju puncak aksi Mimbar Demokrasi tanggal 17 Desember 2023, semua elemen kami libatkan dalam gerakan menentang praktek politik dinasti yang merusak tatanan demokrasi Indonesia”_ ujar Aspar Muin selaku inisiator AMPDS

Aspar Muin bersama aktivis mahasiswa lainnya, mencoba menggalang kekuatan gerakan masyarakat sipil dan anak muda Makassar. Menurutnya, demokrasi Indonesia mengalami kemunduran jika kedepan dipimpin oleh mereka yang berkuasa melalui dinasti politik dan memiliki rekam jejak pelanggaran HAM dimasa lalu.

_”Situasi politik hari ini tidak bisa dibiarkan, tanpa ada upaya dari kaum muda untuk menginterupsi cara rezim hari ini mengintervensi hukum demi melanggengkan kekuasaan keluarga, ini seperti praktek orde baru, kami tidak ingin demokrasi Indonesia mundur jauh”_ tegas Aspar.

AMPDS akan melakukan kampanye perlawanan ini terus menerus, yang puncak aksinya akan dilaksanakan dalam bentuk Mimbar Demokrasi pada hari Minggu,17 Desember 2023 di lapangan Parkir STIE AMKOP.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan melibatkan berbagai pihak dan tokoh publik serta seniman Makassar.

“Ini seruan terbuka, kami ingin partisipasi itu meluas makanya simbol yang kami gunakan topeng “V for Vendetta”, kami hendak menjadi katalisator gerakan perlawanan atas tirani yang mulai nyata, hingga semua orang mau bergerak tanpa identitas primordial”, tutup Aspar. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN
Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng
Kalla Institute Bangun Sinergi Pendidikan Bersama Universitas Handayani Makassar
Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen
OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:44 WITA

DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN

Senin, 15 Juni 2026 - 11:08 WITA

Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua

Senin, 15 Juni 2026 - 10:40 WITA

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng

Senin, 15 Juni 2026 - 10:37 WITA

Kalla Institute Bangun Sinergi Pendidikan Bersama Universitas Handayani Makassar

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Berita Terbaru