Hari Kelima Pencarian Nelayan di Perairan New Port Pelindo Makassar Masih Nihil, Tim SAR Siapkan Penyelaman di Hari Keenam

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Operasi pencarian nelayan yang dilaporkan jatuh dari kapal di Perairan Pelabuhan New Port Pelindo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, memasuki hari kelima, Kamis (12/2/2026). Hingga sore hari, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

 

Korban diketahui bernama Hery (43) yang dilaporkan terjatuh saat melaut pada Sabtu (8/2/2026). Perahu korban sebelumnya ditemukan tanpa awak oleh keluarga dan masyarakat setempat, kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa pada hari kelima ini pencarian difokuskan pada tiga sektor dengan jarak hingga 14 nautical mile dari Pelabuhan Paotere.

 

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran di tiga sektor sesuai perhitungan SAR Maps, termasuk area sekitar Dermaga New Port Pelindo, muara Sungai Tallo, hingga sisi barat Pulau Lae-Lae. Namun hingga debriefing sore hari, hasil masih nihil,” ujar Sultan.

 

Ia menjelaskan, kendala utama dalam operasi saat ini adalah belum adanya satu acuan pasti terkait titik jatuh korban. Terdapat dua versi informasi yang berkembang di lapangan.

 

“Ada informasi yang menyebut korban terjatuh di wilayah selatan New Port Pelindo. Namun versi lain menyebutkan korban jatuh di sekitar perairan pulau, kurang lebih 9 nautical mile dari Pelabuhan Paotere. Perbedaan informasi ini menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan sektor prioritas pencarian,” jelasnya.

 

Meski demikian, tim tetap melakukan evaluasi harian dengan mempertimbangkan faktor arus, angin, dan kemungkinan pergerakan korban (drift).

 

Memasuki hari keenam, Jumat (13/2/2026), Tim SAR Gabungan akan meningkatkan metode pencarian dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban. Selain itu, akan dilakukan penyisiran darat (infantri) di sepanjang pesisir Pantai New Port untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus ke garis pantai.

 

“Besok kami akan melaksanakan penyelaman di sekitar titik temuan perahu korban serta melakukan infantri di pesisir New Port untuk mempersempit area pencarian. Kami berharap upaya ini dapat memberikan hasil,” tambah Sultan.

 

Hingga berita ini diturunkan, korban masih berstatus dalam pencarian (DP) dan operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Jumat pagi sesuai rencana operasi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng
Mubes BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar: Menguatkan Sinergi, Menebar Kebaikan untuk Ananda
Rayakan 7 Tahun QRIS, BI Sulsel Gelar Sultan QRIS Run 2026
Tak Temukan Titik Temu Konflik Agraria di Jalur Formal, Petani Laoli Mengadu ke Kedatuan Luwu
70 Anak di Komunitas Matoa Makassar Jadi Sasaran Pendampingan, LPA Sulsel Soroti Pekerja Anak
GMTD Perkuat Budaya Keselamatan Kerja melalui  Sosialisasi K3 Bersama Vendor dan Kontraktor
TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN KORBAN JATUH DARI KAPAL JOLLORO DI SINJAI DALAM KONDISI MENINGGAL DUNIA
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:52 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:26 WITA

Mubes BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar: Menguatkan Sinergi, Menebar Kebaikan untuk Ananda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:29 WITA

Rayakan 7 Tahun QRIS, BI Sulsel Gelar Sultan QRIS Run 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:19 WITA

Tak Temukan Titik Temu Konflik Agraria di Jalur Formal, Petani Laoli Mengadu ke Kedatuan Luwu

Berita Terbaru