MAKASSAR,FILALIN.COM, – SD Islam Athirah Makassar terus berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan yang seimbang antara akademik dan spiritual. Di sekolah ini, kemampuan siswa tidak hanya diuji melalui mata pelajaran seperti matematika, tetapi juga melalui bacaan dan hafalan Al-Qur’an.
Pekan ini, 2–6 Maret 2026, sekolah melaksanakan ASTS (Asesmen Sumatif Tengah Semester). Untuk memudahkan pelaksanaan, ujian Al-Qur’an dijadwalkan secara terstruktur: 2–3 Maret ujian tahsin, dan 5–6 Maret ujian tahfidz. Pembagian ini membantu siswa lebih fokus dan optimal dalam mempersiapkan diri.
Proses penilaian dilakukan secara bertahap, dimulai dari jilid 1 hingga jilid 6. Yang meliputi mengenal huruf hijaiyyah, harakat, mad, sukun, tasydid, waqaf, hingga bacaan dengung dan tidak berdengung. Setelah itu, siswa masuk tahap membaca Al-Qur’an dengan fokus pada makhraj huruf, fashohah, dan kejelasan pelafalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penilaian hafalan tidak hanya melihat kelancaran, tetapi juga ketepatan tajwid, makhraj, adab, serta ketenangan saat menyetorkan hafalan. Materi lanjutan seperti ghorib, tajwid, pasca tajwid, dan murojaah turut menjadi bagian pembinaan berkelanjutan.
“Setiap anak memiliki prosesnya masing-masing. Tugas kami memastikan mereka terus berkembang,” ujar Ustadzah Nurhidayah, Koordinator Guru Al-Qur’an. Ia mengaku terharu melihat perkembangan siswa yang semakin lancar membaca. Sementara bagi yang belum optimal, sekolah memberikan pendampingan tambahan secara rutin.
Berkat pembinaan dan pendampingan intensif dari SD Islam Athirah Makassar, salah satu siswa kelas 6, Abyaz Fidi Ramadhan, telah menyelesaikan 8 juz hafalan Al-Qur’an. Ia mengungkapkan bahwa ujian Al-Qur’an terasa lebih menantang karena hafalan harus dijaga setiap hari. Konsistensi murojaah di rumah bersama ibu dan kakaknya menjadi kunci keberhasilannya.
Melalui sistem ini, SD Islam Athirah Makassar menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai pondasi karakter dan spiritualitas siswa. (*)





















