MAKASSAR,FILALIN.COM, -Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Al Markaz Al Islami menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan kembali menyalurkan zakat
Tim Sekretaris Relawan UPZ Masjid Al-Markaz Al-Islami, Muhamad Nur, menjelaskan bahwa Panitia Zakat Masjid Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar mencatat total penghimpunan zakat, infak, dan sedekah hingga hari ke-17 mencapai Rp17.032.000 dari 197 orang muzaki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammad Nur, menuturkan jumlah tersebut terdiri dari zakat fitra uang sebesar Rp11.312.000, zakat fitra berupa beras sebanyak 28 liter, zakat harta Rp4.000.000, serta infak dan sedekah sebesar Rp1.720.000.
“Total yang terkumpul sampai sekarang Rp17.032.000 dengan jumlah muzaki 197 orang,” ujarnya.
Pengumpulan zakat di Masjid Al-Markaz sendiri telah dibuka sejak dua hari setelah awal Ramadan dan akan terus berlangsung hingga malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurut Muhamad Nur, biasanya peningkatan jumlah muzaki terjadi pada sepekan terakhir Ramadan ketika masyarakat mulai berbondong-bondong menunaikan zakat.
“Biasanya ramai pada satu minggu terakhir Ramadan,” katanya.
Disalurkan ke Dua Kecamatan
Zakat fitra yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo.
Penyaluran dilakukan dengan menggandeng pemerintah setempat melalui data penerima dari tujuh kelurahan di kedua kecamatan tersebut.
Namun sebelum disalurkan, panitia terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan data penerima benar-benar sesuai dengan kondisi aktual.
“Kami survei kembali datanya untuk memastikan apakah orang yang tercantum memang masih tinggal di sana atau benar-benar berhak menerima. Ada juga yang ternyata sudah pindah atau bahkan sudah meninggal,” jelasnya.
Dari data sementara, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai sekitar 2.000 kepala keluarga. Zakat fitra nantinya akan disalurkan dalam bentuk beras dan uang.
Target Lampaui Tahun Lalu
Panitia juga menargetkan peningkatan jumlah penghimpunan zakat pada tahun ini. Pada Ramadan tahun sebelumnya, total zakat yang terkumpul di Al-Markaz mencapai sekitar Rp534 juta dengan jumlah muzaki sebanyak 3.944 orang.
“Tahun ini kami berharap bisa melampaui capaian tahun lalu,” kata Muhamad Nur, Sabtu (07/)
Menariknya, tidak hanya masyarakat sekitar Makassar yang menyalurkan zakat di Al-Markaz. Sejumlah muzaki dari luar negeri juga tercatat pernah menunaikan zakat melalui masjid tersebut, termasuk dari Australia, Jepang, Inggris, dan Belanda.
“Biasanya mereka menyesuaikan nilai zakat dengan harga beras di negara tempat mereka tinggal,” tambahnya.
Rencana Buka Gerai Zakat di Mal
Untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat, panitia tahun ini juga merencanakan membuka gerai penerimaan zakat di pusat perbelanjaan.
Salah satu lokasi yang direncanakan adalah Nipah Mall dan Mall Ratu Indah.
“Insya Allah mulai Senin kami rencanakan membuka gerai zakat di mal agar masyarakat lebih mudah menunaikan zakat,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas jangkauan penyaluran kepada warga yang membutuhkan.
Selain mengumpulkan Zakat, Infaq dan Sedekah kata Muhammad Nur, ada program lain yang juga dijalankan UPZ Yayasan Al-Markaz Al -Islami yakni, penghapal Al Qur-an, Pembinaan Muallaf, Bantuan orang-orang terlantar dan Musafir, Siswa Duafa, Pemberdayaan Ekonomi Duafa dan Pembinaan Guru Mengaji dan Imam Masjid.
Termasuk ke perempuan penyintas, korban kekerasan. Bantuan ini disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Makassar, sebagai bentuk dukungan kepada penyintas. (*)





















