TAKALAR,FILALIN.COM, — Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Mustamin Dg. Bombong yang terletak di Lingkungan Sandi, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Di tengah suasana haru tersebut, Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, hadir secara langsung untuk melayat sebagai bentuk empati, kepedulian, serta solidaritas terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran H. Hengky Yasin tidak hanya menjadi simbol kehadiran pemerintah daerah, namun juga mencerminkan kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam, seraya mendoakan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Dengan penuh rasa hormat, H. Hengky Yasin juga menyempatkan diri berinteraksi dengan keluarga dan kerabat almarhum, memberikan penguatan moral serta dukungan agar tetap tegar menghadapi cobaan tersebut. Sikap ini kembali menegaskan komitmen beliau sebagai pemimpin yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Almarhum Mustamin Dg. Bombong, yang merupakan mertua dari Djaya Jumain selaku Ketua Umum DPP LBH Suara Panrita Keadilan, menghembuskan napas terakhirnya pada hari Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 13.30 WITA. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, sahabat, serta masyarakat sekitar yang mengenal sosoknya sebagai pribadi yang baik dan bersahaja.
Prosesi pemakaman dilaksanakan pada hari Kamis, 9 April 2026 di pekuburan keluarga, yang dihadiri oleh keluarga besar, tokoh masyarakat, sahabat, serta berbagai elemen masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dalam keterangannya, Djaya Jumain menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Wakil Bupati Takalar. Menurutnya, kehadiran seorang pimpinan daerah di tengah masyarakat yang sedang berduka merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti.
“Beliau adalah sosok pemimpin yang merakyat, selalu hadir dan dekat dengan masyarakat tanpa memandang situasi. Kehadiran beliau di rumah duka ini menjadi penguat bagi kami keluarga,” ungkap Djaya Jumain.
Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa kepedulian yang ditunjukkan oleh H. Hengky Yasin mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan yang humanis dan berorientasi pada kebersamaan. Dalam budaya masyarakat Takalar, kehadiran pemimpin dalam momen duka merupakan simbol kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa hubungan antara pemerintah dan masyarakat tidak hanya sebatas hubungan formal, tetapi juga dilandasi nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas.
Di akhir kunjungan, H. Hengky Yasin kembali menyampaikan doa serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini, serta mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mempererat rasa kebersamaan dan saling peduli satu sama lain. (*)




















