Kalla Aspal Pastikan Layanan Tetap Optimal di Tengah Lonjakan Harga

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:08 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Lonjakan harga aspal global tidak menyurutkan komitmen Kalla Aspal untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada mitra dan pelanggan. Di tengah kondisi pasar yang menantang, Kalla Aspal memastikan suplai tetap terjaga, kualitas produk tetap optimal, serta harga tetap kompetitif.

 

Marketing & Operation General Manager Kalla Aspal, Amril Arifin, menyampaikan bahwa harga aspal saat ini mengalami kenaikan hingga mendekati 50 persen dibandingkan harga normal. Kondisi tersebut dipicu oleh konflik di kawasan Selat Hormuz yang berdampak terhadap terganggunya rantai pasok dan distribusi minyak global, serta diiringi kenaikan harga BBM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Namun demikian, kami tetap berupaya mendukung pekerjaan rekan-rekan kontraktor, baik proyek APBN maupun APBD. Saat ini di Sulawesi Selatan terdapat lima paket pengerjaan jalan yang tetap kami support. Suplai aspal terus kami maksimalkan dan quality control tetap kami jaga sebagai agen resmi Pertamina,” ujarnya.

 

Amril menambahkan, stok aspal di Terminal Aspal Curah (TAC) Parepare saat ini mulai terbatas. Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran distribusi, Kalla Aspal melakukan suplai tambahan dari TAC Mamuju guna memenuhi kebutuhan proyek-proyek yang sedang berjalan di Sulawesi Selatan.

 

Tidak hanya fokus pada distribusi aspal, Kalla Aspal juga memberikan perhatian terhadap kondisi industri konstruksi nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga material. Dalam mendukung pelaku jasa konstruksi, Kalla Aspal aktif menyosialisasikan kenaikan harga aspal kepada Pemerintah Daerah, khususnya kepada PU setempat, Balai, hingga Kementerian PUPR Melalui Organisasi AABI (Anemer Aspal Beton Indonesia).

 

“Harapannya, ada peninjauan kembali atau eskalasi terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan. Untuk proyek yang akan ditender, kami berharap harga aspal yang sudah mengalami kenaikan dapat menjadi pertimbangan agar kontraktor tidak mengalami kerugian,” lanjut Amril.

 

Kalla Aspal menilai dukungan kebijakan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas industri konstruksi nasional. Jika kondisi kenaikan harga terus berlangsung tanpa solusi yang memadai, dikhawatirkan dapat berdampak pada penurunan kinerja pelaku jasa konstruksi di berbagai daerah. Selain itu, kondisi geopolitik global diharapkan dapat segera membaik agar rantai pasok energi dan material kembali stabil. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun
Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026
Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar
Sabet Juara Umum, SMP Islam Athirah Bone Boyong Piala Bergilir Biology Open Day 2026
PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik, Dorong Efisiensi dan Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan
SILOAM HOSPITALS DAN GMTD FASILITASI PARA PEREMPUAN MAKASSAR AKSES SKRINING AWAL KANKER PAYUDARA GRATIS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:28 WITA

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:46 WITA

Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar

Berita Terbaru