Investasi Kendaraan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Toyota Masih Jadi Pilihan

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:13 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi ketidakpastian global dan meningkatnya kehati-hatian masyarakat dalam membelanjakan uang, faktor nilai jual kembali kini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam membeli kendaraan. Dalam kondisi tersebut, mobil Toyota dinilai masih menjadi pilihan banyak konsumen karena mampu mempertahankan harga jualnya lebih baik dibanding sejumlah merek lain di pasar.

Pengamat Ekonomi Unhas ,Dr. Marzuki DEA mengatakan tingginya nilai jual kembali kendaraan Toyota tidak terlepas dari kuatnya kepercayaan pasar yang telah terbentuk selama puluhan tahun.

“Nilai jual kembali sebuah kendaraan sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar. Toyota memiliki basis konsumen yang besar, jaringan layanan purnajual yang luas, serta ketersediaan suku cadang yang relatif mudah ditemukan. Faktor-faktor itu membuat konsumen merasa lebih aman ketika membeli maupun menjual kembali kendaraan mereka,” kata Yannes saat dihubungi, Selasa (2/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, di tengah tekanan ekonomi, masyarakat cenderung memilih aset yang memiliki risiko depresiasi lebih rendah. Mobil dengan nilai jual kembali yang stabil dianggap dapat meminimalkan kerugian ketika pemilik memutuskan menjual kendaraan tersebut di kemudian hari.

Senada dengan itu, General Marketing Kalla Toyota menyebut salah satu faktor yang menjaga daya saing produk Toyota adalah komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan purnajual yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia.

“Konsumen tidak hanya membeli kendaraan, tetapi juga ekosistem layanan yang menyertainya. Kemudahan servis, ketersediaan suku cadang, dan jaringan dealer yang luas menjadi faktor penting yang turut mendukung nilai kendaraan tetap kompetitif di pasar,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.

Di pasar mobil bekas, fenomena tersebut juga terlihat jelas. Pemilik showroom mobil bekas di Makassar, Hendra Wijaya, mengatakan unit Toyota masih menjadi salah satu kendaraan yang paling banyak dicari konsumen.

“Kalau Toyota, perputarannya relatif cepat. Pembeli sudah mengenal produknya, biaya perawatannya juga dianggap terjangkau. Itu sebabnya harga bekasnya cenderung lebih stabil dibanding beberapa merek lain,” kata Hendra.

Data pelaku usaha kendaraan bekas menunjukkan sejumlah model seperti Toyota Avanza, Toyota Innova Zenix, dan Toyota Fortuner masih memiliki permintaan tinggi di berbagai daerah. Tingginya minat pasar membuat penurunan harga kendaraan tersebut berlangsung lebih lambat dibanding rata-rata kendaraan pada segmennya.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance, Bhima Yudhistira, menilai masyarakat saat ini semakin rasional dalam mengambil keputusan pembelian barang bernilai besar.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan, konsumen akan mempertimbangkan aspek efisiensi dan nilai jangka panjang. Kendaraan yang memiliki harga jual kembali baik tentu menjadi pilihan karena dianggap lebih aman dari sisi pengelolaan keuangan keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa nilai jual kembali kendaraan juga dipengaruhi kondisi unit, riwayat perawatan, jarak tempuh, serta tren pasar. Karena itu, menjaga kondisi kendaraan tetap prima menjadi faktor penting agar nilai investasi kendaraan tetap terjaga.

Bagi banyak konsumen, membeli mobil kini bukan sekadar memenuhi kebutuhan mobilitas. Di tengah ketidakpastian ekonomi, kendaraan dengan nilai jual kembali yang kuat menjadi salah satu cara untuk menjaga nilai aset sekaligus memberikan rasa aman dalam perencanaan keuangan jangka panjang.(*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA