Dorong Pesantren Mandiri, LAZ Hadji Kalla Kembangkan Unit Usaha Berkelanjutan di Ummul Qurra Kendari

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:58 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI,FILALIN.COM,.  – Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren melalui pengembangan berbagai unit usaha produktif. Upaya tersebut semakin berkembang setelah memperoleh dukungan bantuan modal usaha dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla pada tahun 2024 lalu. Bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat usaha pesantren yang sebelumnya masih dijalankan dalam skala sederhana.

 

Program spesialis Ekonomi LAZ Hadji Kalla, Andi Rifki, menjelaskan, dukungan terhadap pengembangan usaha pesantren merupakan bagian dari komitmen LAZ Hadji Kalla dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan. Selain menjadi pusat pendalaman ilmu agama, pesantren juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penghuni pesantren sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Melalui dukungan tersebut, diharapkan pesantren dapat terus berkembang dan memberikan dampak sosial serta ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

 

Dampak dukungan tersebut juga terlihat dari peningkatan omzet usaha pesantren. Pada tahun 2024 Sebelum memperoleh bantuan, omzet usaha hanya berkisar Rp7 juta per bulan. Saat ini, omzet usaha minimarket dan usaha-usaha lainnya telah mencapai sekitar Rp24 juta per bulan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa bantuan modal yang diberikan pada tahun 2024 telah membantu usaha minimarket dapat berkembang dan mendapatkan hasil yang diinginkan sehingga dapat menopang kebutuhan operasional pesantren sekaligus menjadi embrio bagi pengembangan unit usaha lainnya.

 

Sementara itu, Penanggung Jawab Usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari, Sitti Syahlal, menjelaskan, sebelum menerima bantuan, usaha yang dijalankan pesantren masih berupa kios kecil dengan keterbatasan modal. Setelah memperoleh dukungan dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla, usaha tersebut berkembang menjadi minimarket yang kini menjadi salah satu pusat kebutuhan santri di lingkungan pondok pesantren.

 

“Alhamdulillah, minimarket yang kami jalankan berkembang sangat baik. Anak-anak santri sudah mulai berbelanja di minimarket sederhana yang kami bangun bersama. Bantuan modal usaha dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla sangat membantu perkembangan usaha pondok,” ujarnya.

 

Menurutnya, kombinasi modal pondok pesantren dan dukungan dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla menjadi embrio sekaligus spirit semangat dalam membangun usaha pondok yang mandiri. Semangat tersebut mendorong pesantren untuk terus mengembangkan berbagai unit usaha baru sebagai bagian dari penguatan ekonomi kelembagaan.

 

Dari bantuan modal usaha minimarket LAZ Hadji Kalla tersebut ditambah modal pondok, pesantren kemudian mengembangkan unit usaha lain, yakni rumah makan sari laut, tidak lama setelah usaha minimarket berjalan. Selain itu, pesantren juga mulai mengembangkan layanan aqiqah dan pangkalan gas sejak akhir tahun 2024 sebagai bagian dari diversifikasi usaha pesantren.

 

Pada awal tahun 2026, pesantren kembali menambah unit usaha baru berupa butik yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan santri dan masyarakat. Kehadiran berbagai unit usaha tersebut menjadi bagian dari upaya pesantren dalam menciptakan ekosistem ekonomi mandiri yang berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Islam Athirah Perkuat Komitmen Cetak SDM Unggul, Islami, Nasional, dan Global
Zahir Juana Ridwan Berbagi Tips Membuat Pantun di SD Negeri Borong Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026
Periksa 3 Saksi, Polda Sulsel Dalami Dugaan Kekerasan terhadap Pendamping Petani Laoli
Road to Give Makassar 2026 Targetkan 1.000 Pelari, Bawa Misi Sosial untuk Air Bersih
Kosmetik Bermerkuri Diproduksi di Rumah, Dua Perempuan di Gowa Jadi Tersangka
Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Parigi Gowa Capai 84,51 Persen
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:30 WITA

Sekolah Islam Athirah Perkuat Komitmen Cetak SDM Unggul, Islami, Nasional, dan Global

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Zahir Juana Ridwan Berbagi Tips Membuat Pantun di SD Negeri Borong Makassar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:45 WITA

Periksa 3 Saksi, Polda Sulsel Dalami Dugaan Kekerasan terhadap Pendamping Petani Laoli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Road to Give Makassar 2026 Targetkan 1.000 Pelari, Bawa Misi Sosial untuk Air Bersih

Berita Terbaru