AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Performa Diakui Bertaraf Internasional

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin Group, Makassar, berhasil menyelesaikan International Air Transport Association (IATA) Fuel Quality Pool (IFQP) Audit 2026 dengan hasil Low Risk. Assessment yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus 2026, dilakukan oleh auditor IFQP dari Malaysia Airlines untuk menilai kesiapan fasilitas, kualitas bahan bakar, aspek keselamatan, serta pelaksanaan operasional pelayanan aviation fuel.

 

IFQP merupakan bagian dari mekanisme fuel quality assurance dalam industri penerbangan international seperti IATA yang melibatkan maskapai dari berbagai negara. Melalui program ini, fasilitas dan layanan aviation fuel di berbagai bandara dinilai berdasarkan standar serta checklist yang berlaku di industri penerbangan global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selama proses assessment, auditor melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek operasional AFT Hasanuddin, mencakup kualitas bahan bakar, fasilitas dan peralatan, prosedur kerja, dokumentasi, aspek keselamatan, hingga implementasi operasional di lapangan.

Hasil assessment menempatkan AFT Hasanuddin dalam kategori Low Risk. Dalam pelaksanaannya, hanya terdapat minor finding yang dapat langsung ditindaklanjuti dan diselesaikan selama periode assessment. Auditor juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan tim dan kondisi operasional yang ditemukan di lapangan dengan menyampaikan penilaian “everyone is doing a good job”.

 

Yang semakin membanggakan, berdasarkan pengalaman auditor dalam melakukan assessment di berbagai fasilitas aviation fuel, performa AFT Hasanuddin dinilai lebih baik dibandingkan sejumlah AFT yang pernah diaudit sebelumnya, termasuk fasilitas aviation fuel di major location luar negeri. Penilaian tersebut menjadi pengakuan positif bahwa standar operasional, kesiapan fasilitas, serta penerapan aspek safety dan quality di AFT Hasanuddin mampu memenuhi bahkan melampaui ekspektasi pada sejumlah fasilitas aviation fuel di lokasi internasional.

 

AFT Hasanuddin memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan aviation fuel di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, yang menjadi salah satu simpul konektivitas udara utama di kawasan Indonesia Timur. Keandalan penyediaan bahan bakar pesawat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional penerbangan sekaligus mendukung konektivitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan.

 

Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Group, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan bahwa hasil assessment IFQP menjadi cerminan dari konsistensi tim dalam menjalankan standar operasional dan keselamatan pada seluruh proses pelayanan aviation fuel.

 

“Hasil Low Risk pada audit IFQP 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan bagi seluruh tim AFT Hasanuddin. Assessment ini memberikan gambaran bahwa kesiapan fasilitas, penerapan prosedur, kualitas operasional, serta budaya safety yang kami jalankan telah berada pada level yang baik. Kami akan menjadikan hasil assessment ini sebagai bahan evaluasi untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan ke depannya,” ujar Andreas.

 

Menurut Andreas, kesiapan menghadapi assessment internasional tidak hanya dibangun menjelang pelaksanaan audit, tetapi merupakan hasil dari kedisiplinan seluruh personel dalam menjalankan prosedur dan menjaga keandalan operasional sehari-hari.

 

“Kami mengapresiasi seluruh fungsi yang terlibat, khususnya tim Operations dan Quality Assurance, yang secara konsisten menjaga kualitas pekerjaan di lapangan. Temuan minor yang muncul juga langsung kami tindaklanjuti sehingga proses assessment dapat diselesaikan dengan baik,” tambahnya.

 

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti positif atas komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kualitas dan keselamatan layanan aviation fuel di wilayah operasional Sulawesi.

 

“Capaian Low Risk dari assessment IFQP menjadi apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus menjaga standar pelayanan aviation fuel. AFT Hasanuddin memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur, sehingga aspek safety, kualitas, dan keandalan harus terus menjadi perhatian dalam setiap proses operasional,” kata Lilik.

 

Lilik menambahkan, pencapaian tersebut juga menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan aviation fuel di Sulawesi mampu memenuhi ekspektasi industri penerbangan internasional.

 

“Kami bangga melihat tim AFT Hasanuddin mampu menunjukkan performa yang baik dalam assessment berstandar internasional. Ke depan, kami akan terus mendorong budaya continuous improvement agar standar yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Lilik.

 

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat penerapan standar HSSE, kualitas produk, keandalan fasilitas, kompetensi personel, serta disiplin operasional di seluruh lini layanan aviation fuel. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan juga menjadi bagian dari upaya memastikan layanan energi penerbangan tetap aman, andal, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

 

Melalui AFT Hasanuddin, Pertamina Patra Niaga terus mendukung kelancaran konektivitas udara dari Makassar dan kawasan Indonesia Timur dengan menghadirkan layanan aviation fuel yang mengutamakan kualitas, keselamatan, dan keandalan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Hunian Aman dan Nyaman, Pengerjaan RTLH Bapak Ismail di Gowa Capai Progres 15 Persen
Wujudkan Hunian Aman dan Nyaman, Pengerjaan RTLH Bapak Ismail di Gowa Capai Progres 15 Persen
Spirit Berprestasi, Murid-Murid SD Inpres Tello Baru 2 Menulis Pengalamannya
KOORDINASI POLISI DAN JAKSA: MENGAKHIRI EGO SEKTORAL DALAM PERKARA PIDANA
Atasi Kelangkaan Air Bersih, TMMD Kodim Gowa Kejar Penuntasan Pabrikasi Tower Sumur
TMMD ke-130 Kodim Gowa, Pembangunan Talud di Kalebarembeng Capai 25 Persen
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Buka Akses Ekonomi Petani, TNI dan Warga Gowa Gotong Royong Bangun Jalan Tani
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:14 WITA

Wujudkan Hunian Aman dan Nyaman, Pengerjaan RTLH Bapak Ismail di Gowa Capai Progres 15 Persen

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:09 WITA

Wujudkan Hunian Aman dan Nyaman, Pengerjaan RTLH Bapak Ismail di Gowa Capai Progres 15 Persen

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Spirit Berprestasi, Murid-Murid SD Inpres Tello Baru 2 Menulis Pengalamannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:58 WITA

KOORDINASI POLISI DAN JAKSA: MENGAKHIRI EGO SEKTORAL DALAM PERKARA PIDANA

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Atasi Kelangkaan Air Bersih, TMMD Kodim Gowa Kejar Penuntasan Pabrikasi Tower Sumur

Berita Terbaru