Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Dari Kanan ke Kiri)Paling Kanan (Pria berompi/jaket Abu2 & ikat kepala hitam):Riswan Daeng Tompo, S.E. bin Jaenar Siama Daeng Jalling (Cucu ke-5 Nyampa Daeng Siama)Kedua dari Kanan (Pria berbaju merah & peci):Sani Arsam Daeng Pacidda bin Jaenar Siama Daeng Jalling (Cucu pertama Nyampa Daeng Siama)Tengah (Pria berkacamata & baju lengan panjang putih):Hendra Daeng Nyampa bin Madji (Herman) Daeng Sikki (Cucu ke-2 Nyampa Daeng Siama)Kedua dari Kiri (Pria berbaju hitam NBA & topi):Herman (Madji) Daeng Sikki bin Nyampa Daeng SiamaPaling Kiri (Pria kemeja pink/merah muda):Ansar Daeng Toro bin Nyampa Daeng Siama

i

(Dari Kanan ke Kiri)Paling Kanan (Pria berompi/jaket Abu2 & ikat kepala hitam):Riswan Daeng Tompo, S.E. bin Jaenar Siama Daeng Jalling (Cucu ke-5 Nyampa Daeng Siama)Kedua dari Kanan (Pria berbaju merah & peci):Sani Arsam Daeng Pacidda bin Jaenar Siama Daeng Jalling (Cucu pertama Nyampa Daeng Siama)Tengah (Pria berkacamata & baju lengan panjang putih):Hendra Daeng Nyampa bin Madji (Herman) Daeng Sikki (Cucu ke-2 Nyampa Daeng Siama)Kedua dari Kiri (Pria berbaju hitam NBA & topi):Herman (Madji) Daeng Sikki bin Nyampa Daeng SiamaPaling Kiri (Pria kemeja pink/merah muda):Ansar Daeng Toro bin Nyampa Daeng Siama

MAKASSAR,FILALIN.COM,.— Keluarga besar Nyampa Daeng Siama berharap nama tokoh pejuang kemerdekaan asal Sulawesi Selatan itu dapat diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Kota Makassar.

 

Harapan tersebut disampaikan cucu Nyampa Daeng Siama, Syarifuddin Daeng Tompo, Minggu (23/8/2026). Menurut Syarifuddin, pengabadian nama tersebut penting sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum sekaligus untuk mengenalkan perjuangan Nyampa Daeng Siama kepada generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Harapan kami, nama beliau bisa diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kota Makassar. Ini bukan hanya untuk keluarga, tetapi agar generasi muda mengenal perjuangan beliau dalam mempertahankan kemerdekaan,” kata Syarifuddin.

 

Syarifuddin menuturkan, Nyampa Daeng Siama merupakan salah satu tokoh pejuang yang aktif dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

 

Ia menyebut, sang kakek memiliki hubungan perjuangan dengan sejumlah tokoh pejuang lainnya, termasuk Emmy Saelan. Nyampa Daeng Siama juga disebut aktif dalam Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS) dan Kesatuan Lipang Bajeng.

 

“Beliau seperjuangan dengan Emmy Saelan dan aktif di Lipang Bajeng serta KRIS. Jadi menurut kami, perjuangan dan pengabdiannya layak untuk terus dikenang,” ujar Syarifuddin.

 

Aktif dalam Perjuangan Kemerdekaan

 

Nyampa Daeng Siama lahir di Kampung Soreang, Galesong, pada 1 Januari 1914. Ia merupakan putra pasangan bangsawan Guliga Daeng Sila dan Kumala Daeng Caya.

 

Ia disebut sebagai keturunan keenam Raja Tallo yang bergelar Tumenanga ri Tallo. Nyampa Daeng Siama menempuh pendidikan hingga tingkat Vervolgschool (VVS) di Makassar sebelum melanjutkan pendidikan di Sekolah Polisi Negara cabang Makassar di Jongaya.

 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, kondisi keamanan di Sulawesi Selatan kembali memanas akibat kedatangan pasukan Sekutu bersama Netherlands Indies Civil Administration (NICA).

 

Dalam situasi tersebut, Nyampa Daeng Siama bergabung dengan KRIS pada akhir 1945. Ia kemudian dipercaya sebagai Ketua Perlengkapan atau logistik perang.

 

Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam pengadaan dan distribusi senjata serta amunisi, penyediaan kebutuhan pasukan, hingga pengaturan jaringan distribusi logistik di sejumlah wilayah, termasuk Gowa, Takalar, dan Makassar.

 

Nyampa Daeng Siama juga tercatat aktif dalam perjuangan bersama Kesatuan Lipang Bajeng atau LAPRIS pada periode 1946-1950.

 

Perjuangannya tidak berhenti setelah berakhirnya perang mempertahankan kemerdekaan. Ia juga terlibat dalam sejumlah operasi militer untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk menghadapi pemberontakan RMS dan DI/TII di Sulawesi Selatan.

 

Atas jasa-jasanya, Nyampa Daeng Siama dianugerahi sejumlah penghargaan, di antaranya Bintang Jasa Pahlawan Gerilya, Satyalancana Bhakti, serta Satyalancana Gerakan Operasi Militer dan Aksi-Aksi Peristiwa Militer.

 

Segera Koordinasi dengan Pemkot dan DPRD Makassar

 

Syarifuddin mengatakan, keluarga tidak ingin perjuangan Nyampa Daeng Siama hanya dikenal di lingkungan keluarga atau kalangan tertentu.

 

Karena itu, pengabadian nama menjadi salah satu nama jalan di Kota Makassar dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sejarah perjuangan tokoh tersebut kepada masyarakat luas.

 

“Kami ingin generasi muda tahu bahwa ada tokoh dari Sulawesi Selatan yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan. Jangan sampai nama dan perjuangannya hilang begitu saja,” kata Syarifuddin.

 

Ia mengatakan, pihak keluarga akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Makassar, untuk menyampaikan usulan tersebut.

 

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah, termasuk Wali Kota Makassar dan DPRD Makassar. Mudah-mudahan usulan ini bisa mendapat perhatian,” ujarnya.

 

Menurut Syarifuddin, pengabadian nama Nyampa Daeng Siama sebagai nama jalan bukan semata-mata bentuk penghargaan bagi keluarga, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah perjuangan masyarakat Sulawesi Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat
Demi Setetes Air Bersih, Menara Tandon Air di Kalebarembeng Capai Progres 19%
KALLA Tegaskan Komitmen Kepatuhan Pajak, Sambut Baik PMK Nomor 71 Tahun 2026
GenBI Goes To School: Membangun Generasi Muda Cerdas Finansial, Bijak Digital, dan Peduli Sesama
Gandeng Rappo Indonesia, Mal Ratu Indah Ubah Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna
Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Bulukumba Ikuti Jambore di Bonto Macinna
Renovasi RTLH Ismail di Bontonompo Gowa Berjalan, Progres Pembangunan Capai 20 Persen
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Sinergi dengan Pelanggan Prioritas melalui Customer Engagement Wilayah 3
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WITA

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Demi Setetes Air Bersih, Menara Tandon Air di Kalebarembeng Capai Progres 19%

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WITA

KALLA Tegaskan Komitmen Kepatuhan Pajak, Sambut Baik PMK Nomor 71 Tahun 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:57 WITA

GenBI Goes To School: Membangun Generasi Muda Cerdas Finansial, Bijak Digital, dan Peduli Sesama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:53 WITA

Gandeng Rappo Indonesia, Mal Ratu Indah Ubah Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna

Berita Terbaru