Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT, Prioritaskan Wilayah yang Belum Terjangkau

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – KALLA turut memberikan dukungan untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengirimkan kapal kemanusiaan yang membawa 800 paket bantuan. Selain itu, tim relawan yang terdiri atas dokter, perawat, guru, hingga personel Kalla Rescue juga turut diturunkan.

 

Armada kapal tersebut ialah KM Rania yang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (27/8/2026). Keberangkatan relawan dan bantuan dilepas langsung oleh CEO Kalla, Solihin Jusuf Kalla. Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla, Kalla Translog, Kalla Toyota, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Program Manager Humanity and Environment Care LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam kondisi bencana. Karena itu, persiapan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak agar bantuan dapat memberikan manfaat secara langsung.

 

“Prioritas diberikan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan dan belum atau masih terbatas mendapatkan dukungan bantuan. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting agar bantuan yang diberangkatkan tidak hanya sampai ke lokasi terdampak, tetapi juga menjangkau mereka yang berada dalam kondisi paling membutuhkan,” ujar Sapril.

 

Bantuan yang disiapkan terdiri atas beras, mi instan, ikan kaleng kemasan, minyak goreng, dan air minum. Kebutuhan pangan tersebut menjadi bagian utama bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama masa darurat.

 

Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, menjelaskan, respons kemanusiaan tidak berhenti pada paket yang diterima oleh masyarakat. Di balik proses distribusi, terdapat kebutuhan untuk memastikan bantuan dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik di lapangan.

 

“Untuk mendukung penyaluran bantuan di lapangan, Kalla Rescue yang mengawal misi kemanusiaan ini juga dibekali perlengkapan operasional untuk pengolahan dan penyediaan makanan, mulai dari kompor dan tabung gas hingga peralatan memasak serta perlengkapan makan,” ujar Nadya Tyagita.

 

Sementara itu, Kalla Toyota memberi dukungan untuk kelancaran operasional distribusi bantuan berupa dua unit kendaraan operasional, yakni Toyota Hilux Double Cabin dan Toyota Hilux Rangga. Selain itu, Kalla Toyota juga mengirimkan dua mekanik yang bergabung bersama relawan KALLA.

 

Kemudian, Kalla Translog juga turut mengambil bagian dalam mendukung kelancaran kegiatan misi kemanusiaan ini dengan memberangkatkan 6 unit mobil komersial untuk membantu distribusi bantuan. Sebelumnya, 7 unit kendaraan box juga telah diberangkatkan terlebih dahulu bersama tim PMI.

 

Melalui dukungan armada tersebut, Kalla Translog mengambil peran penting dalam memastikan bantuan dapat dimobilisasi dan didistribusikan dengan baik. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik, keterlibatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata Kalla Translog dengan mengoptimalkan kapabilitas dan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kelancaran misi kemanusiaan.

 

Dalam misi kemanusiaan ini, PMI dan RS Faisal juga turut memberi dukungan dengan mendelegasikan tenaga medis dan relawan serta mendistribusikan berbagai jenis obat-obatan, antibioitik, serta vitamin/suplemen.

 

Adapun daftar personel Kalla Rescue yang diberangkatkan dalam Misi Respons Bencana Gempa NTT ialah Kurniawan Djaya (LAZ Hadji Kalla), Muhammad Jumadi (LAZ Hadji Kalla), Zainuddin Soadiq (Bumi Karsa), Ilham (Guru SMA Islam Athirah Bone), Muhammad Julianto (Kalla Toyota Palu Martadinata), A. Muhammad Ali Kadri (Kalla Aspal Mamuju), A. Mufthie Tri Anugrah (Kalla Translog Manado), dan Muhammad Ali (Kalla Toyota Baubau). Selain itu, ada pula tim tenaga medis dari RS Faisal, yakni dr. Muhammad Haekal, dr. Andi Faisal Sp.B., dan Ilham Amd.Kep. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun
Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026
Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar
Sabet Juara Umum, SMP Islam Athirah Bone Boyong Piala Bergilir Biology Open Day 2026
PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik, Dorong Efisiensi dan Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan
SILOAM HOSPITALS DAN GMTD FASILITASI PARA PEREMPUAN MAKASSAR AKSES SKRINING AWAL KANKER PAYUDARA GRATIS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:28 WITA

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:46 WITA

Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar

Berita Terbaru