PJM Tegaskan Peran Strategis Pandu di Tengah Transformasi Teknologi Maritim pada The 27th IMPA Congress 2026

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 12:02 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,.– PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) ikut berpartisipasi pada The 27th International Maritime Pilots’ Association (IMPA) Congress 2026, yang berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua.

Kongres dua tahunan tersebut menjadi forum internasional bagi para pandu untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perkembangan terkini mengenai keselamatan pemanduan, teknologi, regulasi, lingkungan, serta pengembangan profesi pandu. Tahun ini, kongres mengangkat tema “Navigating Maritime Safety Towards Global Sustainability.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), di antaranya Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, Direktur Operasi Pelindo Prasetyadi, Executive Director Regional 3 Pelindo Wahyu Widodo, serta Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim Arief Hermawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PJM juga mengikutsertakan 10 pandu dalam kongres tersebut sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan perluasan wawasan internasional. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para pandu PJM untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta mempelajari perkembangan praktik pemanduan dari berbagai negara.

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim Arief Hermawan mengatakan perkembangan teknologi dalam industri maritim harus diiringi dengan peningkatan kompetensi pandu dan penguatan aspek keselamatan.

“Pandu tetap menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan navigasi kapal. Perkembangan teknologi bukan untuk menghilangkan peran pandu, tetapi menjadi instrumen untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan kualitas informasi, dan mendukung pandu dalam mengambil keputusan secara lebih tepat,” ujar Arief.

Perkembangan teknologi menjadi salah satu perhatian dalam Kongres IMPA tahun ini. Agenda kongres antara lain membahas remote pilotage, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam aktivitas maritim dan pemanduan yang bersifat safety-critical, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam pemanduan.

Hal tersebut sejalan dengan paparan Direktur Operasi Pelindo Prasetyadi mengenai transformasi menuju smart pilotage. Pengembangan teknologi pemanduan diarahkan pada pemanfaatan data maritim secara real-time, AIS, VTS, e-Navigation, AI-enabled decision support, predictive analytics, hingga digital operational monitoring untuk mendukung pelayanan yang lebih aman, cepat, dapat diprediksi, dan berkelanjutan.

Di tengah perkembangan tersebut, kompetensi pandu tetap menjadi fondasi utama. Kemampuan seperti ship handling, navigation, local knowledge, dan risk assessment perlu terus diperkuat dengan kompetensi baru di bidang navigasi digital, interpretasi data, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengambilan keputusan.

“Teknologi dan kompetensi manusia harus tumbuh bersama. Semakin maju sistem yang digunakan, semakin tinggi pula kompetensi yang dibutuhkan seorang pandu. Karena itu, pelatihan, simulasi, sertifikasi, pertukaran pengetahuan, serta exposure pada forum internasional menjadi penting bagi kami,” jelas Arief.

Salah satu transformasi yang tengah berkembang adalah e-pilotage, yang memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pemanduan kapal. Menurut Arief, penerapannya tetap harus mempertimbangkan karakteristik perairan dan tingkat risiko pada masing-masing wilayah operasional.

“Pada wilayah atau alur yang memiliki risiko tinggi, aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama. Teknologi harus diterapkan secara terukur sesuai karakteristik perairan dan hasil penilaian risiko. Pada kondisi tertentu, kehadiran pandu secara langsung di atas kapal tetap diperlukan untuk memastikan keselamatan pelayaran,” kata Arief.

Selain perkembangan teknologi, Kongres IMPA menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi internasional, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kompetensi pandu dalam menghadapi perubahan industri maritim.

“Kami ingin pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari forum internasional seperti IMPA dapat dibawa kembali ke lingkungan kerja dan memberikan nilai tambah terhadap pelayanan. Tujuan akhirnya tetap sama, yaitu memastikan setiap pelayanan pemanduan dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan, keandalan, dan profesionalisme,” tutup Arief.

Melalui partisipasi pada Kongres IMPA ke-27, PJM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kompetensi pandu, mengadopsi perkembangan teknologi secara terukur, serta meningkatkan standar keselamatan dan kualitas pelayanan pemanduan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekosistem pemanduan berkelas dunia. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSEL SULBAR BERSAMA KOMISI XI DPR RI PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT SOPPENG
Pelindo Marine Resmikan MCK Sehat di Bondowoso, Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
OJK DAN SRO GELAR DIALOG KONSOLIDASI DENGAN PELAKU PASAR MODAL
Senyum Anak-anak Kaluppini di Atas Jembatan Baru, Tak Lagi Cemas Berangkat Sekolah
Konservasi Burung Nuri Talaud di Bitung, Edukasi Generasi Muda Jadi Bagian Penting Pelestarian
Kolaborasi Prodi Magister Hukum UIT dengan DPN PERADRI Bahas Pendalaman dan Pengembangan Materi PKPA
Talud Mulai Terbangun, Satgas TMMD dan Warga Kalebarembeng Perkuat Jalan Desa
Dari Titik Pengeboran, Harapan Air Bersih Mulai Dibangun di Pelosok Gowa
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:46 WITA

OJK SULSEL SULBAR BERSAMA KOMISI XI DPR RI PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT SOPPENG

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:25 WITA

Pelindo Marine Resmikan MCK Sehat di Bondowoso, Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:25 WITA

OJK DAN SRO GELAR DIALOG KONSOLIDASI DENGAN PELAKU PASAR MODAL

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Senyum Anak-anak Kaluppini di Atas Jembatan Baru, Tak Lagi Cemas Berangkat Sekolah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:20 WITA

Konservasi Burung Nuri Talaud di Bitung, Edukasi Generasi Muda Jadi Bagian Penting Pelestarian

Berita Terbaru