PJM Tingkatkan Kompetensi 20 Pandu melalui Sertifikasi Pandu Tingkat I Tahun 2026

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 10:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang pelayanan pemanduan kapal dengan mengikutsertakan 20 Pandu Tingkat II dalam Program Sertifikasi Pandu Tingkat I Tahun 2026 yang dilaksanakan dalam dua angkatan, yakni Angkatan III dan Angkatan IV.

Sebanyak 10 pandu yang tergabung dalam Angkatan III mulai mengikuti tahapan pembelajaran pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara onsite di PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), setelah sebelumnya para peserta mengikuti ujian seleksi pada 2–4 September 2026.

Peningkatan kompetensi dari Pandu Tingkat II menjadi Pandu Tingkat I memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapan perusahaan melayani kapal-kapal berukuran besar. Berdasarkan ketentuan yang menjadi dasar pelaksanaan program, peningkatan kualifikasi Pandu Tingkat I diperlukan dalam rangka pemenuhan persyaratan pemanduan kapal dengan panjang lebih dari 200 meter. Pandu yang telah memiliki sertifikat Pandu Tingkat I dapat melakukan pemanduan terhadap kapal dengan ukuran panjang atau Length Overall (LOA) tidak terbatas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Pelindo Jasa Maritim, Aris Subagyo, mengatakan peningkatan kompetensi pandu merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menyiapkan SDM yang profesional dan memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pelayanan.

“Peningkatan kompetensi pandu merupakan investasi perusahaan dalam membangun SDM yang profesional dan memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Pandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran pergerakan kapal, sehingga kompetensinya harus terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Aris.

Menurut Aris, peningkatan kompetensi tersebut tidak hanya ditujukan untuk pengembangan kemampuan individu pekerja, tetapi juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapabilitas perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

“Kami ingin pengembangan kompetensi memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapabilitas perusahaan. Dengan bertambahnya SDM yang memiliki kualifikasi Pandu Tingkat I, PJM semakin siap memberikan pelayanan pemanduan yang aman, andal, dan berkualitas serta menjawab kebutuhan pengguna jasa yang terus berkembang,” tambahnya.

Rangkaian Program Sertifikasi Pandu Tingkat I Angkatan III dilaksanakan secara bertahap. Peserta mengikuti pembelajaran mulai 7 September hingga 5 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan praktik memandu kapal pada 6–12 Oktober 2026. Evaluasi akhir dan ujian kompetensi dilaksanakan pada 11–12 Oktober 2026, sementara seluruh rangkaian Angkatan III dijadwalkan berakhir dengan penutupan pada 12 Oktober 2026.

Sementara itu, 10 pandu lainnya akan mengikuti Angkatan IV dengan rangkaian program yang dilaksanakan secara bertahap mulai 30 Oktober hingga 12 Desember 2026, meliputi proses seleksi, pembelajaran, praktik memandu kapal, evaluasi akhir, hingga penutupan program.

Program peningkatan kompetensi tersebut juga sejalan dengan arah transformasi human capital di lingkungan BUMN yang didorong oleh Danantara Indonesia, dengan pengembangan talenta dan peningkatan kompetensi SDM menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan.

Bagi PJM, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan SDM menghadapi perkembangan bisnis dan tuntutan industri maritim. Peningkatan kualifikasi pandu diharapkan dapat memperkuat kapabilitas perusahaan dalam memberikan pelayanan pemanduan yang mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan profesionalisme.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PJM dalam memperkuat kapabilitas layanan marine dan mendukung kelancaran konektivitas maritim nasional melalui penyediaan SDM yang kompeten serta mampu menjawab perkembangan kebutuhan industri kepelabuhanan dan maritim. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Ciputra Makassar Luncurkan Dua Spesialisasi Magister Manajemen, Tawarkan Kuliah S2 Jalur RPL
VASAKA HOTEL MAKASSAR JALIN KERJA SAMA DENGAN KAMPUS NOBEL INDONESIA, PERKUAT SINERGI PENDIDIKAN DAN INDUSTRI
Toyota Auto Show Tembus 600 SPK, Makassar Sumbang 50 Persen Penjualan Kalla Toyota
Jalan Tani Bontonompo Terus Digarap, Harapan Baru Bagi Petani Desa Kalebarembeng
OJK Catat 59,36 Juta Rekening Pelajar, Program Kejar Jangkau 88,83 Persen Siswa
Antisipasi Tanah Longsor, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Fokus Rampungkan Bangunan Talud
BERPRESTASI DI TINGKAT NASIONAL,  SULSEL DAN SELAYAR RAIH TPAKD AWARD 2026
Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus pada Ketahanan Ekonomi Keluarga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Universitas Ciputra Makassar Luncurkan Dua Spesialisasi Magister Manajemen, Tawarkan Kuliah S2 Jalur RPL

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:27 WITA

VASAKA HOTEL MAKASSAR JALIN KERJA SAMA DENGAN KAMPUS NOBEL INDONESIA, PERKUAT SINERGI PENDIDIKAN DAN INDUSTRI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Toyota Auto Show Tembus 600 SPK, Makassar Sumbang 50 Persen Penjualan Kalla Toyota

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Jalan Tani Bontonompo Terus Digarap, Harapan Baru Bagi Petani Desa Kalebarembeng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:03 WITA

OJK Catat 59,36 Juta Rekening Pelajar, Program Kejar Jangkau 88,83 Persen Siswa

Berita Terbaru