GOWA,FILALIN.COM,— Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ismail, warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, terus digenjot oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 1409/Gowa.
Hingga Minggu (18/10/2026), progres renovasi rumah tersebut telah mencapai 15 persen. Pengerjaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih aman, layak, dan nyaman untuk ditempati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Renovasi dilakukan mengingat kondisi rumah sebelumnya yang dinilai sudah tidak memadai bagi kebutuhan keluarga. Melalui program RTLH, diharapkan Bapak Ismail bersama keluarga dapat menikmati tempat tinggal yang lebih layak serta memiliki lingkungan hunian yang lebih baik.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong. Sejumlah pekerjaan awal meliputi penggalian fondasi, pemasangan batu bata, serta penataan kerangka dasar bangunan.
Peltu Edy S, dari Pendim Gowa, mengatakan bahwa pengerjaan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Melalui program TMMD ini, kami berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni. Kami berharap pengerjaan rumah Bapak Ismail dapat berjalan lancar sehingga nantinya bisa menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi beliau bersama keluarga,” ujar Peltu Edy S.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan sasaran fisik program tersebut.
Dengan progres yang telah mencapai 15 persen, pengerjaan rumah Bapak Ismail akan terus dilanjutkan sesuai tahapan pembangunan yang telah direncanakan.
Program RTLH dalam TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa ini diharapkan tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)


















