GOWA,FILALIN.COM, — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ismail, warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Selasa (20/10/2026), pengerjaan rumah tersebut telah mencapai progres 20 persen melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1409/Gowa.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Sebelumnya, kondisi rumah Ismail membutuhkan perbaikan agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus mengerjakan sejumlah bagian rumah secara bertahap. Pekerjaan dilakukan mulai dari pengerjaan fondasi hingga pembangunan bagian awal dinding rumah.
Peltu Edy S dari Pendim Gowa mengatakan, pengerjaan RTLH tersebut terus diupayakan berjalan sesuai tahapan agar rumah yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh pemiliknya.
“Pembangunan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kami terus berupaya bersama warga agar pengerjaan berjalan dengan baik dan dapat diselesaikan sesuai target,” ujar Peltu Edy S.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong antara personel TNI dan warga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan.
Selain berorientasi pada pembangunan fisik, program TMMD juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama langsung di lapangan.
Bagi Ismail dan keluarganya, pembangunan rumah tersebut menjadi harapan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Progres yang telah mencapai 20 persen menjadi langkah awal menuju terwujudnya hunian yang lebih layak.
Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pengerjaan dengan mengedepankan semangat kebersamaan. Melalui program ini, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah. (*)


















