GOWA,FILALIN.COM,.— Pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Muh. Ramli, warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus berlanjut. Hingga Selasa (20/10/2026), progres renovasi rumah tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 17 persen.
Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak, aman, dan nyaman. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel yang bertugas di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peltu Edy S. dari Pendim Gowa menjelaskan bahwa pengerjaan RTLH tersebut terus diupayakan agar berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Menurut dia, renovasi rumah menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima bantuan.
Pengerjaan renovasi saat ini berfokus pada pembenahan bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekuatan konstruksi sekaligus menunjang keamanan dan kenyamanan penghuni rumah.
Pelaksanaan pekerjaan juga mengedepankan semangat gotong royong. Personel yang terlibat terus melanjutkan pengerjaan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik, dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
Bagi Muh. Ramli dan keluarganya, renovasi tersebut diharapkan menjadi langkah menuju hunian yang lebih layak. Rumah yang aman dan sehat merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat.
Program RTLH di Desa Kalebarembeng ini menjadi bagian dari upaya membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih baik. Dengan progres yang telah mencapai 17 persen, pengerjaan selanjutnya diharapkan dapat terus berjalan hingga selesai sesuai rencana. (*)


















