GOWA,FILALIN.COM, — Pengerjaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Syahrir di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus berlanjut. Hingga Senin (19/10/2026), progres pembangunan rumah tersebut telah mencapai 17 persen.
Renovasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hunian yang sebelumnya dinilai belum memenuhi standar kelayakan, kesehatan, dan keselamatan. Melalui program RTLH, rumah tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi Syahrir beserta keluarganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pengerjaan melibatkan tim lapangan bersama masyarakat setempat. Mereka bergotong royong menyelesaikan tahapan pembangunan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Syahrir menyambut baik pelaksanaan renovasi rumah tersebut. Ia berharap bantuan yang diterimanya dapat memberikan perubahan nyata bagi kondisi tempat tinggal keluarganya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dan berterima kasih atas bantuan renovasi rumah ini. Semoga pengerjaannya berjalan lancar hingga selesai, sehingga saya dan keluarga bisa tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Syahrir.
Menurut dia, pembangunan rumah yang layak merupakan harapan penting bagi keluarganya. Karena itu, ia berharap proses pengerjaan dapat terus berjalan dengan baik sampai seluruh tahapan selesai.
Saat ini, pengerjaan masih berlanjut menuju tahapan pembangunan berikutnya. Koordinasi antara tim pelaksana dan masyarakat setempat diperlukan untuk menjaga kelancaran pekerjaan hingga mencapai target yang direncanakan.
Renovasi RTLH tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan. Penyelesaian pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi Syahrir dan keluarganya.(*)


















