HMI Badko Sulselbar Audiensi ke Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Cek Kualitas dan Kuantitas BBM Pertamax di Integrated Terminal Makassar

- Penulis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menggelar audiensi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada Jumat (28/2). Dalam pertemuan ini, HMI Badko Sulselbar tidak hanya berdiskusi mengenai proses distribusi BBM, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas dan kuantitas Pertamax di Integrated Terminal Makassar.

 

Sebagai bagian dari komitmen transparansi, Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengajak perwakilan HMI Badko Sulselbar untuk melihat secara langsung tempat pengujian Research Octane Number (RON) di Integrated Terminal Makassar yang digunakan dalam memastikan kualitas BBM. Selain itu, rombongan juga diajak mengunjungi laboratorium guna memverifikasi spesifikasi Pertamax sesuai dengan standar yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) HMI Badko Sulselbar, Andi Akram Al Qadri, mengapresiasi keterbukaan Pertamina dalam menjamin mutu BBM yang dijual ke masyarakat. “Kami melihat sendiri bagaimana pengujian terhadap Pertamax dilakukan, dan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas BBM yang beredar di pasaran. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir, karena Pertamax yang dijual di SPBU resmi Pertamina bukanlah BBM oplosan, melainkan telah melalui proses pengujian ketat sebelum sampai ke konsumen,” ujar Akram.

 

Sales Area Manager Retail Sulselbar Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom, menegaskan bahwa Pertamina selalu memastikan standar mutu BBM sebelum sampai ke konsumen. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kuantitas BBM yang didistribusikan. Pengujian ini adalah bagian dari standar operasional kami untuk memastikan setiap produk yang dijual ke masyarakat sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menekankan bahwa keterbukaan Pertamina dalam audiensi ini merupakan wujud transparansi dan bentuk komunikasi aktif dengan berbagai elemen masyarakat. “Kami selalu siap untuk berkoordinasi dan berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, guna memberikan pemahaman lebih dalam mengenai proses bisnis BBM dan jaminan mutu produk yang kami distribusikan,” ujar Fahrougi.

 

Sebagai bagian dari upaya transparansi dan edukasi kepada masyarakat, Pertamina melalui SPBU juga menyediakan sampel hasil uji BBM setiap harinya. Sampel ini ditempatkan dalam wadah transparan yang dapat diakses oleh masyarakat untuk melihat perbedaan warna dari masing-masing jenis BBM. Pertalite memiliki warna hijau terang, sedangkan Pertamax berwarna biru. Untuk jenis BBM dengan oktan lebih tinggi, seperti Pertamax Turbo, warnanya tampak merah. Sementara itu, untuk BBM jenis diesel, Solar berwarna kuning, Dexlite tampak lebih cerah dengan warna kuning yang lebih terang, dan Pertamina Dex (Pertadex) memiliki warna kuning kecokelatan.

 

Penyediaan sampel ini bertujuan untuk memberikan gambaran visual kepada masyarakat terkait karakteristik bahan bakar yang digunakan sekaligus memastikan bahwa BBM yang didistribusikan memiliki kualitas yang sesuai dengan standar dan tidak mengalami pencampuran dengan zat lain. Setiap SPBU Pertamina juga diwajibkan melakukan pengujian harian terhadap BBM sebelum mulai beroperasi. Pengujian ini meliputi uji visual untuk mengecek kejernihan BBM serta uji kandungan air guna memastikan bahwa bahan bakar yang dijual dalam kondisi optimal.

 

Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami kualitas BBM yang mereka gunakan serta memiliki kepercayaan lebih terhadap transparansi distribusi energi oleh Pertamina.

 

Audiensi ini menjadi langkah penting dalam membangun komunikasi antara Pertamina dan masyarakat, khususnya mahasiswa, guna memberikan pemahaman lebih dalam mengenai proses bisnis serta jaminan mutu BBM yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan adanya keterbukaan ini, diharapkan sinergi antara Pertamina dan publik semakin kuat dalam menjaga transparansi dan keandalan energi di Sulawesi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama PTS di LLDIKTI Wil. IX.
Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB
Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dorong Lulusan Berdaya Saing Global
Pertalite Habis di SPBU Kading Barru, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax
Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI
Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan
Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:46 WITA

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

Senin, 4 Mei 2026 - 14:31 WITA

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama PTS di LLDIKTI Wil. IX.

Senin, 4 Mei 2026 - 14:11 WITA

Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB

Senin, 4 Mei 2026 - 10:48 WITA

Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dorong Lulusan Berdaya Saing Global

Senin, 4 Mei 2026 - 09:12 WITA

Pertalite Habis di SPBU Kading Barru, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax

Berita Terbaru