KINERJA SEKTOR JASA KEUANGAN DI SULAWESI SELATAN TETAP KOKOH, STABIL, DAN TERUS BERTUMBUH

- Penulis

Rabu, 19 Maret 2025 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, —  Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyimpulkan stabilitas kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan tetap terjaga diiring dengan pertumbuhan yang positif. Stabilitas ini didukung oleh kinerja intermediasi yang kontributif dan profil risiko yang terkendali. Hal ini sejalan dengan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) secara nasional yang ikut terjaga, di tengah tantangan perekonomian global dan domesitik berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 26 Februari 2025.

 

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat – Moch. Muchlasin mengatakan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

perkembangan Sektor Perbankan

Sektor Perbankan di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan pertumbuhan positif. Pada posisi Januari 2025, total aset perbankan tumbuh sebesar 5,59 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp200,37 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6,21 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp134, 73 triliun. DPK di Provinsi Sulawesi Selatan didominasi oleh tabungan dengan share 59,76 persen. Adapun kredit yang disalurkan tumbuh sebesar 4,61 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp163,91 triliun. Penyaluran kredit di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh penyaluran kredit produktif sebesar 53,98 persen, namun dari sisi pertumbuhan kredit didorong oleh kredit konsumtif yang tumbuh sebesar 9,73 persen.

 

“Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit yang disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran memiliki porsi terbesar dengan share 23,18 persen.

Kinerja intermediasi perbankan di Sulsel terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 123,92 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level 2,83 persen,” dalam keterangan rilisnya Rabu (19/3/2025).

Di sisi lain Perbankan Syariah menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi pada posisi Januari 2025. Hal ini tercermin dari aset perbankan syariah yang tumbuh sebesar 20,62 persen (yoy) menjadi Rp16,80 triliun, dengan penghimpunan DPK yang tumbuh 17,74 persen menjadi Rp11,88 triliun dan penyaluran pembiayaan yang juga tumbuh sebesar 20,05 persen (yoy) menjadi Rp14,32 triliun. Tingkat intermediasi perbankan Syariah berada pada level 120,50 persen dengan tingkat NPF pada level 2,20 persen.

(dalam juta rupiah) (*)

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama PTS di LLDIKTI Wil. IX.
Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB
Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dorong Lulusan Berdaya Saing Global
Pertalite Habis di SPBU Kading Barru, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax
Indosat Mencatat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026, Membukukan Kinerja Kuat yang Dipercepat oleh Hyper-Personalization Berbasis AI
Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan
Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:46 WITA

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

Senin, 4 Mei 2026 - 14:31 WITA

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama PTS di LLDIKTI Wil. IX.

Senin, 4 Mei 2026 - 14:11 WITA

Haka Auto Dukung Pengembangan Talenta Industri CEO Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Acara Graduation Super Mentorship IATI ITB

Senin, 4 Mei 2026 - 10:48 WITA

Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dorong Lulusan Berdaya Saing Global

Senin, 4 Mei 2026 - 09:12 WITA

Pertalite Habis di SPBU Kading Barru, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax

Berita Terbaru