Dua Pendaki Alami Cedera dan Hipotermia di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Berhasil Lakukan Evakuasi

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 11:52 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, —  Dua orang pendaki asal Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami cedera dan gejala hipotermia saat melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng. Korban bernama Ulan (18 tahun) dan Diva (21 tahun) berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan pada Sabtu dini hari (13/4).

 

Informasi awal diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar pada Jumat malam, 12 April 2025, pukul 22.05 WITA. Laporan disampaikan oleh Bapak Puja, perwakilan dari Komunitas Pecinta Alam (KPA) Hijau Bawakaraeng, yang menyebutkan bahwa dua pendaki dari rombongan berjumlah sepuluh orang mengalami masalah kesehatan di sekitar Pos 8 saat melakukan pendakian tektok (pulang-pergi). Salah satu korban mengalami cedera kaki dan keduanya menunjukkan tanda-tanda hipotermia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Makassar langsung bergerak ke lokasi kejadian pada pukul 22.20 WITA dengan membawa peralatan evakuasi. Tim tiba di kaki Gunung Bawakaraeng pada pukul 02.30 WITA dan langsung bergabung dengan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

 

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi medan dan cuaca yang dingin. Namun, pada pukul 04.30 WITA, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi sadar bersama rombongan lainnya dan segera dievakuasi ke Posko Registrasi Bulu Ballea.

 

Menurut Kepala Operasi SAR, Andi Sultan, “Saat kami tiba di sekitar Pos 8, korban sudah menunjukkan tanda kelelahan ekstrem dan gejala hipotermia. Kami langsung memberikan pertolongan pertama dan memprioritaskan evakuasi cepat mengingat kondisi cuaca yang makin tidak bersahabat. Syukurnya, semua korban bisa dibawa turun dengan selamat.”

 

Tim SAR tiba di posko bersama korban pada pukul 05.30 WITA. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Ulan dan Diva langsung diserahkan ke tim medis untuk penanganan lebih lanjut. Salah satu anggota rombongan lainnya yang mengalami gangguan asam lambung juga sedang dalam proses evakuasi menuju posko.

 

Setelah dilakukan debriefing pada pukul 07.40 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya
PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah
Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi
Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas
SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas
Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:00 WITA

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WITA

PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang

Selasa, 29 September 2026 - 12:07 WITA

Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah

Selasa, 29 September 2026 - 11:04 WITA

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Senin, 28 September 2026 - 20:24 WITA

Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Berita

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:04 WITA