Perbankan Stabil, Kredit Tumbuh Dua Digit di Februari 2025

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 18:43 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM,  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sektor perbankan nasional menunjukkan kinerja yang stabil dengan profil risiko yang terjaga pada Februari 2025. Kredit perbankan tumbuh dua digit sebesar 10,30 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai total Rp7.825 triliun.

 

“Pertumbuhan kredit tetap berada dalam tren positif, terutama ditopang oleh segmen investasi dan korporasi,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam keterangannya, Minggu (13/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, Kredit Investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 14,62 persen, diikuti Kredit Konsumsi sebesar 10,31 persen, sementara Kredit Modal Kerja tumbuh 7,66 persen. Dari sisi kepemilikan, bank-bank BUMN menjadi motor utama pendorong pertumbuhan kredit, dengan laju sebesar 10,93 persen yoy.

 

“Yang juga patut dicatat adalah peningkatan kredit korporasi sebesar 15,95 persen, menunjukkan pemulihan aktivitas bisnis yang cukup kuat. Sementara itu, kredit UMKM juga terus tumbuh meskipun lebih moderat di angka 2,51 persen,” tambah Dian.

 

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat naik sebesar 5,75 persen yoy menjadi Rp8.926 triliun. Kenaikan ini terutama berasal dari pertumbuhan tabungan yang mencapai 7,21 persen, disusul giro 6,09 persen dan deposito 4,25 persen.

 

“Likuiditas perbankan juga berada dalam kondisi sangat memadai. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) mencapai 116,76 persen dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 26,35 persen—jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan,” jelas Dian.

 

Selain itu, rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) tercatat di level 210,14 persen. Di sisi lain, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,22 persen dan NPL net sebesar 0,81 persen. Rasio Loan at Risk (LaR) pun tercatat stabil di 9,77 persen, lebih rendah dibandingkan Februari 2024 yang berada di angka 11,56 persen.

 

“Penurunan LaR menjadi sinyal positif bahwa kualitas aset perbankan membaik dan sudah lebih sehat dibanding masa sebelum pandemi,” katanya.

 

Untuk aspek permodalan, rasio kecukupan modal (CAR) perbankan masih berada di level yang sangat tinggi, yakni 26,98 persen, yang dinilai cukup sebagai bantalan terhadap risiko ketidakpastian global.

 

Menanggapi tren Buy Now Pay Later (BNPL), OJK juga mencatat porsi kredit BNPL dari perbankan masih tergolong kecil, yakni sebesar 0,25 persen. Namun, pertumbuhan tahunan kredit BNPL tetap tinggi, mencapai 36,60 persen yoy dengan nilai baki debet sebesar Rp21,98 triliun dan jumlah rekening mencapai 23,66 juta.

 

“Kami akan terus memantau dinamika BNPL, mengingat karakteristiknya yang tinggi risiko namun juga memiliki potensi inklusi keuangan jika dikelola dengan prudent,” tutup Dian. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL
LBH Makassar Pertanyakan Verifikasi Tanah dalam Penerbitan HPL Petani Laoli
Rektor UIT Tandatangani Kontrak Hibah DPPM Batch 2, Dorong Riset Berkelanjutan
Peresmian Tembok Setara dan Serah Terima OIDP Awards 2026 bagi Gerakan Kota Inklusif Makassar  
Kalla 10K 2026 Semarak Bersama 4.500 Pelari, Sampai Jumpa di Garis Start Tahun Depan!
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Kota Makassar
23 ADVOKAT SENIOR BERGABUNG DENGAN FAST RESPON NUSANTARA (FRN), SIAP DUKUNG PROGRAM KAPOLRI
Progres Jembatan Garuda di Gowa Tembus 94%, TNI dan Warga Kebut Pengerjaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22 WITA

IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WITA

LBH Makassar Pertanyakan Verifikasi Tanah dalam Penerbitan HPL Petani Laoli

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:40 WITA

Rektor UIT Tandatangani Kontrak Hibah DPPM Batch 2, Dorong Riset Berkelanjutan

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:34 WITA

Peresmian Tembok Setara dan Serah Terima OIDP Awards 2026 bagi Gerakan Kota Inklusif Makassar  

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:51 WITA

Kalla 10K 2026 Semarak Bersama 4.500 Pelari, Sampai Jumpa di Garis Start Tahun Depan!

Berita Terbaru