Kenapa Harga Jual Kembali Toyota Selalu Tinggi? Rahasianya Ada di Sini

publik display di event Kalla Toyota Candy World berlangsung mulai tanggal 12-22 Januari 2023 di Mal Ratu Indah (Mari).

MAKASSAR,FILALIN.COM, —Membeli mobil ibarat membeli aset. Nilainya bisa turun seiring waktu, tetapi ada merek-merek tertentu yang mampu menjaga harga jual kembalinya tetap tinggi. Di Indonesia, Toyota sudah lama dikenal sebagai mobil yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga menguntungkan ketika dijual kembali.

Fenomena ini bukan sekadar mitos, tetapi nyata dirasakan banyak konsumen. Misalnya, seorang pemilik Toyota Avanza di Makassar menceritakan pengalamannya saat menjual mobil. “Saya pasang iklan sore hari, besoknya sudah ada calon pembeli datang. Dua hari kemudian, mobil langsung laku sesuai harga yang saya minta. Padahal usia mobil sudah hampir 10 tahun,” katanya. Pengalaman ini menunjukkan bagaimana mobil Toyota masih memiliki daya tarik besar di pasar mobil bekas.

Brand Trust yang Tak Tergoyahkan

Menurut Suladin, General Manager Marketing Kalla Toyota, ada beberapa alasan mengapa mobil Toyota selalu diminati kembali.
“Konsumen percaya dengan Toyota karena kami menjaga kualitas produk, menghadirkan layanan aftersales yang luas, serta memastikan ketersediaan suku cadang. Itulah yang membuat harga jual kembali Toyota relatif lebih stabil dibanding merek lain,” ungkapnya.

Toyota sendiri memiliki jaringan bengkel resmi yang tersebar di berbagai daerah, termasuk hingga kota-kota kecil. Hal ini memberi rasa aman bagi pembeli mobil bekas, karena mereka tahu perawatan mobil tetap terjamin.

Ketangguhan Mesin dan Efisiensi Perawatan

Selain brand, faktor ketahanan mesin menjadi kunci utama. Mobil-mobil Toyota dikenal awet dan tidak rewel meski sudah berusia lebih dari lima tahun. Biaya perawatan yang terjangkau juga membuat mobil ini tetap diminati.

Pengamat otomotif menambahkan, “Toyota punya keunggulan di sisi reliability. Bagi orang yang membeli mobil bekas, yang paling penting adalah ketahanan dan ketersediaan spare part. Toyota unggul di dua hal itu. Tidak heran jika harga jualnya selalu lebih tinggi.”

Data Pasar yang Mendukung

Berdasarkan data program Smart Update Kalla Toyota, beberapa model Toyota menempati posisi teratas dalam nilai jual kembali. Avanza, Innova, dan Rush menjadi mobil keluarga yang paling cepat laku ketika masuk pasar mobil bekas. Bahkan, varian hybrid terbaru seperti Yaris Cross Hybrid mulai menunjukkan tren positif di segmen resale value.

Kalla Toyota mencatat bahwa mobil Toyota rata-rata bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi 10–15% dibanding merek sekelas. Fakta ini semakin menguatkan posisi Toyota sebagai pilihan investasi yang aman.

Keuntungan Ganda bagi Konsumen

Bagi konsumen, membeli Toyota berarti mendapatkan keuntungan ganda. Pertama, kenyamanan dan keamanan selama pemakaian. Kedua, jaminan harga jual kembali yang tinggi ketika ingin upgrade ke model terbaru.

“Banyak pelanggan yang membeli Toyota dengan pikiran ke depan. Mereka tahu, saat menjual mobilnya nanti, nilainya tidak akan jatuh drastis. Inilah yang membuat Toyota selalu menjadi pilihan keluarga Indonesia,” tambah Suladin.

Penutup: Toyota, Investasi Jangka Panjang

Dalam dunia otomotif, harga jual kembali adalah faktor penting yang sering diabaikan. Toyota membuktikan bahwa membeli mobil tidak hanya soal kebutuhan sesaat, tetapi juga investasi jangka panjang. Dengan brand trust yang kuat, jaringan aftersales luas, mesin tangguh, dan data pasar yang konsisten, Toyota menegaskan posisinya sebagai mobil dengan resale value terbaik di Indonesia.

Maka tak heran, banyak orang bilang: beli Toyota itu tidak rugi, karena harga jual kembalinya selalu tinggi. (*)