Sulsel Bidik Pasar Halal Global Lewat Bulan Ekonomi

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Sulsel Menggelar Temu Media Di Grind Pull Makassar, Kamis (15/8/2024). dari kiri ke kanan
Ricky Satria - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselRizki Ernadi Wimanda - Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselWahyu Purnama A - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel
Aswin Gantina - Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel

i

Bank Indonesia Sulsel Menggelar Temu Media Di Grind Pull Makassar, Kamis (15/8/2024). dari kiri ke kanan Ricky Satria - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselRizki Ernadi Wimanda - Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselWahyu Purnama A - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Aswin Gantina - Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri pembukaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) Provinsi Sulsel 2025 yang digelar di Gedung Bank Indonesia Sulsel, lantai 4, Rabu (1/10/2025).

 

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan pentingnya kesadaran bersama terkait jaminan produk halal. Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya persoalan agama, melainkan standar kualitas, kesehatan, dan keamanan yang sejalan dengan tuntutan global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Halal itu bukan hanya bicara agama. Semua produk yang sehat, aman, dan sesuai standar tentu akan memberi jaminan bagi konsumen, baik muslim maupun non-muslim,” ujarnya.

 

Ia mencontohkan pengalaman pribadinya saat berada di luar negeri, di mana jaminan halal kerap menjadi sorotan internasional. Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat produksi halal di Asia Tenggara.

 

“Negara-negara di Timur Tengah melihat Indonesia sebagai calon dapur halal dunia. Kita jangan sampai ketinggalan. Sulsel punya peluang besar untuk masuk pasar halal global,” jelasnya.

 

Gubernur juga mengingatkan agar isu halal tidak dipolitisasi. Hal tersebut, kata dia, adalah amanat undang-undang sekaligus kebutuhan masyarakat. “Ini bukan persoalan politik, melainkan bagaimana memberi jaminan dan keamanan pada produk kita,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Hailkal Hasan, menegaskan bahwa halal kini menjadi isu strategis nasional dan global. Ia menyebut, nilai transaksi produk halal dunia mencapai Rp21.000 triliun.

 

“Sayangnya, kontribusi Indonesia baru sekitar 3,5 persen. Padahal, kita negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Artinya, potensi ini belum tergarap maksimal,” ungkap Ahmad Hailkal.

 

Ia menambahkan, regulasi tentang produk halal sudah ada sejak era Presiden Soeharto tahun 1974 dan diperkuat lewat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Namun implementasinya dinilai masih belum optimal.

 

“Kami sudah meminta dukungan sembilan kementerian, TNI, dan Polri untuk memperkuat pengawasan dan pendampingan UMKM agar bisa bersertifikat halal. Kalau tidak, target besar ini sulit tercapai,” tegasnya.

 

Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya untuk makanan dan minuman, tetapi juga kosmetik, tekstil, hingga produk rumah tangga. Semua yang beredar di pasar Indonesia wajib memiliki jaminan halal.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan KUA, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas, agar masyarakat mudah mengakses layanan sertifikasi halal, terutama pelaku UMKM.

 

Dengan dukungan pemerintah daerah, kementerian, serta aparat, ia optimistis Indonesia bisa memperbesar kontribusi dalam industri halal global dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu motor penggeraknya.(**)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara
Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat
Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang
Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Bisnis di Sulawesi,   Kuasai 51,4% Market Share Pick Up Medium 
Kalla 10K Hadir dengan Konsep Baru, Gandeng PASI dan Bidik Pelari Makassar
Unit Kamneg Satintelkam Polresta Gowa Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian, Terendus Lewat Media Sosial
Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder
Mendorong Jiwa Wirausaha Digital, FIKOM UIT Gelar PKKMB 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WITA

Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara

Kamis, 24 September 2026 - 08:40 WITA

Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 17:21 WITA

Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang

Rabu, 23 September 2026 - 16:42 WITA

Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Bisnis di Sulawesi,   Kuasai 51,4% Market Share Pick Up Medium 

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WITA

Kalla 10K Hadir dengan Konsep Baru, Gandeng PASI dan Bidik Pelari Makassar

Berita Terbaru