Soal Proyek Jalan Multiyears Senilai Rp2,2 T, Hasbi Syamsu Ali: Luwu Raya Diabaikan

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:07 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,— Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, menyoroti ketidakadilan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam distribusi proyek jalan multiyears.

 

Kritik itu ia lontarkan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL Raya) Periode 2025–2027 di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (1/10) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hasbi menegaskan, hingga kini Luwu Raya belum mendapatkan satupun proyek jalan multiyears dari Pemprov Sulsel, meski wilayah ini memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan serta luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar.

 

“Rasa-rasanya kurang adil. Luwu Raya dengan semua data statistik dan potensi keekonomiannya tidak mendapatkan proyek jalan multiyears dari Pemprov. Ada apa?” tegas Hasbi.

 

Menurutnya, jalan merupakan kebutuhan mendasar yang menentukan aksesibilitas, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

 

 

“Jalan itu kunci pembangunan. Kalau ada jalan, akses terbuka, ekonomi rakyat bergairah. Apalagi jika dikerjakan dengan pola multiyears yang lebih terjamin kualitas dan keberlanjutannya,” ujarnya.

 

Mantan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulsel ini menilai Pemprov Sulsel justru terkesan menganaktirikan Luwu Raya, sementara daerah lain menikmati proyek-proyek tersebut.

 

“Kontribusi Luwu Raya terhadap perekonomian provinsi bahkan nasional sangat besar. Dengan luas wilayah mencapai sepertiga Sulsel dan jumlah penduduk 1,2 juta jiwa, seharusnya Luwu Raya mendapat porsi pembangunan yang lebih proporsional,” tandasnya.

 

Berdasarkan data, proyek jalan multiyears Pemprov Sulsel dianggarkan hingga Rp2,2 triliun yang terbagi ke dalam lima paket preservasi jalan, dengan sumber pendanaan APBD Sulsel tahun anggaran 2025–2027.

 

Paket 1 senilai Rp489 miliar: meliputi ruas Malino – Bts Sinjai (Kab. Gowa), Bts Gowa – Tondong – Sinjai (Kab. Sinjai), Jl. Aroepala – Makassar, Jl. Hertasning – Makassar, Jl. Tun Abdul Razak – Gowa, Tanete – Tanaberu – Bulukumba, hingga Sungguminasa – Malino (Kab. Gowa).

 

Paket 2 senilai Rp278 miliar: mencakup ruas Palangga – Salekoa – Bts Takalar (Kab. Gowa), Tanakaraeng – Sapaya – Bts Jeneponto, Palleko – Towata (Kab. Takalar), Panciro – Bts Kota Makassar, hingga Mario – Binabaru – Bts Pinrang (Kab. Sidrap).

 

Paket 3 senilai Rp488 miliar: tersebar di Sidrap, Pinrang, Enrekang, Toraja, Soppeng, hingga Barru.

 

Paket 4 senilai Rp630 miliar: meliputi ruas jalan di Soppeng, Bone, dan Wajo.

 

Paket 5 senilai Rp389 miliar: meliputi ruas jalan di Bone, Barru, Pangkep, dan Soppeng.

 

Hasbi menegaskan, kondisi ini menjadi alarm penting agar Pemprov Sulsel lebih serius memberi perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Luwu Raya.

 

“Jangan dipandang sebelah mata. Luwu Raya pantas mendapatkan porsi yang adil dalam proyek strategis daerah,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA