Sektor Jasa Keuangan Sulampua Tetap Stabil dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

i

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menilai sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap berada dalam kondisi stabil dan terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchalasin, menyampaikan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) di wilayah Sulampua tercermin dari kinerja positif perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB) yang berjalan solid dalam menjaga fungsi intermediasi dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

“Secara umum, sektor jasa keuangan di wilayah Sulampua masih menunjukkan ketahanan yang kuat. Fungsi intermediasi tetap berjalan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan terus meningkat,” ujar Moch Muchalasin di Makassar, Selasa (15/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan Positif Sektor Perbankan

Pada posisi Agustus 2025, aset perbankan di wilayah Sulampua tercatat tumbuh sebesar 5,22 persen (yoy) hingga mencapai Rp562,40 triliun. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp352,85 triliun, tumbuh 4,01 persen (yoy). Meskipun pertumbuhan DPK sedikit melambat dibandingkan Agustus 2024, kinerjanya tetap lebih tinggi dari posisi Desember 2024.

Menurut Muchalasin, portofolio DPK di Sulampua didominasi oleh tabungan sebesar 57,31 persen, yang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan serta preferensi terhadap produk simpanan yang lebih likuid.

“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan tetap kuat. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas sistem keuangan di Sulampua masih sangat terjaga,” tambahnya.

Kredit Tetap Tumbuh, Kualitas Terjaga

Penyaluran kredit perbankan di wilayah Sulampua pada Agustus 2025 juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,02 persen (yoy) dengan total mencapai Rp440,97 triliun. Aktivitas intermediasi masih terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 124,97 persen.

Meski mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya, Muchalasin menjelaskan bahwa hal tersebut lebih disebabkan oleh kontraksi penyaluran kredit pada segmen kredit modal kerja.

“Pertumbuhan kredit memang mengalami moderasi, namun sektor perbankan tetap mampu menjaga kualitas kredit dengan rasio Non Performing Loan (NPL) yang terkendali di level 2,80 persen. Ini menandakan kehati-hatian industri perbankan dalam menyalurkan kredit,” jelasnya.

Peran Aktif Dorong Ekonomi Daerah

Lebih lanjut, OJK terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri keuangan, dan lembaga terkait dalam memperluas akses layanan keuangan. Program literasi dan inklusi keuangan terus digalakkan, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan di kawasan Sulampua.

“Kami berkomitmen memastikan sektor jasa keuangan tidak hanya tumbuh stabil, tapi juga inklusif. Harapannya, masyarakat di seluruh wilayah Sulampua bisa merasakan manfaat layanan keuangan secara merata,” tutup Muchalasin. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Sebut Karya Inspiratif Penuh Referensi
PILATES CLASS HADIR UNTUK DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN AKTIF DI VASAKA HOTEL MAKASSAR
PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Tegaskan Komitmen Hadirkan Properti Komersial Berkelanjutan 
Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari 
Perkuat Budaya Keamanan Pangan di Pasar Tanete, BBPOM di Makassar Laksanakan Bimtek Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas
OJK SULSEL SULBAR DAN PERSATUAN AKTUARIS INDONESIA DORONG GENERASI MUDA MENYIAPKAN MASA DEPAN KEUANGAN SEJAK DINI
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
HGU Berakhir, PT Lonsum Masih Bertahan di Tanah Adat Kajang: Ammatoa Serukan Perjuangan Damai, Kuasa Hukum Adat Ingatkan Potensi Konflik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:02 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Sebut Karya Inspiratif Penuh Referensi

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:11 WITA

PILATES CLASS HADIR UNTUK DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN AKTIF DI VASAKA HOTEL MAKASSAR

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WITA

PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Tegaskan Komitmen Hadirkan Properti Komersial Berkelanjutan 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:36 WITA

Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:13 WITA

Perkuat Budaya Keamanan Pangan di Pasar Tanete, BBPOM di Makassar Laksanakan Bimtek Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas

Berita Terbaru