MAKASSAR,FILALIN.COM, — Seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin, Rizwan Ramadhan, memanfaatkan program magang di Rumah BUMN BRI Makassar untuk mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Rizwan, mahasiswa jurusan informatika, mengikuti program magang selama tiga bulan yang difokuskan pada pengembangan kapasitas UMKM, khususnya di bidang digital. Ia mengaku tertarik bergabung karena Rumah BUMN merupakan tempat inkubasi bisnis yang selaras dengan minat dan keahliannya.
“Rumah BUMN ini kan tempat inkubasi UMKM, dan itu sesuai dengan bidang saya. Saya ingin membantu digitalisasi UMKM,” ujarnya, Selasa (5/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama magang, Rizwan ditempatkan di divisi digital marketing. Ia terlibat dalam pembuatan website statis berupa landing page profil untuk UMKM guna meningkatkan visibilitas di mesin pencari seperti Google. Selain itu, ia juga membantu pelaku UMKM membuka toko di marketplace seperti Shopee, serta memberikan edukasi penggunaan platform digital seperti Instagram, Facebook, WhatsApp Business, dan Google Business Profile.
Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya memberikan ilmu praktis, tetapi juga membuka peluang untuk berkolaborasi lebih lanjut dengan pelaku usaha. Ia bahkan mulai mengimplementasikan pengetahuannya dengan bermitra bersama salah satu pelaku usaha lokal di Makassar.
Rizwan berharap semakin banyak anak muda yang memiliki visi serupa dalam memberdayakan UMKM. “UMKM adalah penyumbang besar dalam perputaran ekonomi Indonesia. Potensi ini harus dimanfaatkan,” katanya.
Dalam program magang tersebut, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan literasi dan pelatihan bagi UMKM, baik di bidang keuangan maupun digitalisasi, sesuai dengan kompetensi masing-masing peserta.
Sementara itu, Project Leader Rumah BUMN BRI Makassar, Ayu Anisella, menjelaskan bahwa setiap batch magang memiliki program akhir berupa proyek nyata.
“Setiap batch itu ada final project. Biasanya berupa kegiatan bazar UMKM yang digelar setiap tiga bulan. Selain itu, divisi digital marketing juga wajib membuat kampanye promosi produk UMKM,” jelasnya.
Ia menambahkan, program magang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai kampus dengan minimal semester lima. Dalam satu batch, jumlah peserta mencapai sekitar 40 orang dari berbagai perguruan tinggi.
“Sekarang sudah masuk batch 18, dengan durasi magang empat bulan, dari Mei sampai Agustus. Ke depan, kami targetkan dalam setahun hanya tiga kali pembukaan batch,” tutupnya. (*)





















