OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diselenggarakan di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK dalam mendorong terbentuknya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya pada wilayah pesisir yang memiliki potensi ekonomi strategis di sektor kelautan dan perikanan. Desa Babana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena merupakan salah satu kawasan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Melalui kolaborasi dengan Industri Jasa Keuangan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju Tengah, OJK Sulsel Sulbar memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, akses terhadap pembiayaan produktif, serta pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Direktur OJK Sulsel Sulbar, Mushadi Nurali, yang mewakili Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, menyampaikan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas OJK dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Program EKI terus didorong sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi komunitas berbasis potensi unggulan daerah.

“Sinergi antara Program EKI dan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memperkuat akses keuangan masyarakat pesisir, meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, serta mendukung pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mushadi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Mamuju Tengah, Haeril Rijal P., S.IP., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haeril Rijal.

Ke depan, OJK Sulsel Sulbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas implementasi Program EKI di berbagai wilayah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat, memperkuat kapasitas ekonomi pelaku usaha sektor produktif, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.  (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA