Kawal Transisi Energi Hijau, Pelindo Marine Fasilitasi Pengangkutan Bahan Baku B50

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA,FILALIN.COM,— PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi hijau nasional dengan melayani penundaan kapal pengangkut FAME (Fatty Acid Methyl Ester), bahan baku utama produksi biosolar berbasis nabati. Layanan ini menjadi bagian dari kesiapan logistik menjelang implementasi biodiesel B50 yang direncanakan mulai diterapkan pemerintah pada 1 Juli 2026.

Komitmen Pelindo Marine dalam mendukung kelancaran distribusi FAME ini berjalan selaras dengan kebijakan strategis pemerintah terkait ketahanan energi nasional. Mengutip pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, hasil uji coba biodiesel B50 sejauh ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan siap diimplementasikan mulai 1 Juli 2026. Secara teknis kualitas kadar air pada B50 terbukti lebih sedikit dan lebih unggul dibandingkan dengan pendahulunya, B40. Karakteristik bahan bakar ramah lingkungan ini juga telah sukses diuji coba pada berbagai moda transportasi. Implementasi B50 diharapkan mampu mendongkrak penyerapan produksi sawit dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar fosil.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan baku di hulu, melainkan juga oleh kelancaran mata rantai logistiknya di hilir. “Sebagai penyedia jasa penundaan dan pemanduan kapal, kami berkomitmen penuh menghadirkan layanan maritim yang aman dan andal untuk mendukung kelancaran distribusi energi hijau nasional,” ujar Elvin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai bagian penting dari rantai pasok tersebut, Pelindo Marine tercatat telah melayani pengangkutan FAME sejak tahun 2021. Produk FAME yang berasal dari kawasan industri di Gresik diangkut menuju fasilitas pencampuran (blending facility) di Terminal Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk kemudian diproses menjadi bahan bakar biodiesel.

Sementara itu, Senior Manajer Komersial PT Pelindo Marine Service, Dhika Ramadhany Putra, menjelaskan bahwa setiap proses pengangkutan FAME menerapkan standar keselamatan yang ketat mengingat karakteristik muatannya memerlukan penanganan khusus. “Setiap kapal pengangkut FAME rata-rata membawa muatan hingga 4.500 kiloliter. Pada operasi kali ini, kapal tunda KT. Subali II memimpin proses penundaan dan membantu kapal bersandar dengan aman menuju fasilitas blending Pertamina di Pelabuhan Tanjung Perak. Seluruh proses dilakukan sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku,” jelas Dhika.

Melalui dukungan berkelanjutan terhadap distribusi FAME, Pelindo Marine turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran rantai pasok bioenergi nasional. Ke depan, perusahaan menyatakan kesiapannya meningkatkan kapasitas layanan sejalan dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan distribusi bioenergi, khususnya untuk mendukung perluasan penggunaan B50 secara penuh.

 

Tentang Pelindo Marines:

PT Pelindo Marine Service atau biasa disebut Pelindo Marines bagian dari grup usaha BUMN Pelabuhan Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan jasa kapal. Layanan Pelindo Marines di antaranya yaitu jasa penundaan kapal di pelabuhan, operasional kapal pandu, jasa kapal tug-assist untuk operasional offshore, jasa perbaikan kapal, jasa keagenan kapal, dan lainnya. Pelindo Marines telah memiliki 2 anak perusahaan, yakni PT Alur Pelayaran Barat Surabaya yang mengelola layanan alur pelayaran serta revitalisasi alur dan kolam pelabuhan. Berikutnya PT Pelindo Energi Logistik di bidang layanan logistik energi. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya
PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah
Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi
Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas
SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas
Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:00 WITA

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WITA

PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang

Selasa, 29 September 2026 - 12:07 WITA

Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah

Selasa, 29 September 2026 - 11:04 WITA

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Senin, 28 September 2026 - 20:24 WITA

Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Berita

Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:04 WITA