Basarnas Makassar Siagakan 295 Personel Amankan Pendakian HUT ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:18 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menggelar siaga khusus dalam rangka pengamanan kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Siaga khusus yang berlangsung pada 15–18 Agustus 2026 tersebut melibatkan 295 personel dari unsur Basarnas Makassar, SAR komunitas, organisasi kemanusiaan, relawan, tenaga medis, serta unsur terkait lainnya. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian untuk melakukan pemantauan, pelayanan, serta penanganan kondisi darurat yang dialami para pendaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan bahwa siaga khusus ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Basarnas dalam memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman, sekaligus memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan.

 

“Kami menempatkan personel di sejumlah titik untuk memastikan pendaki mendapatkan rasa aman selama berada di jalur. Prinsip kami jelas, ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, kami harus hadir dan memberikan respons secepat mungkin,” ujar Arif.

 

Pada Senin (17/8) pagi, sekitar pukul 06.30 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi delapan pendaki yang mengalami berbagai kondisi kesehatan di jalur pendakian Gunung Bawakaraeng. Seluruhnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat menuju Posko Registrasi Bulu Balea untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Kedelapan pendaki tersebut mengalami kondisi berbeda, antara lain hipotermia, asma, kram paha, hingga gejala tifus. Setelah dievakuasi, beberapa pendaki mendapatkan penanganan dari tim medis dan selanjutnya dirujuk ke Puskesmas Tinggi Moncong sesuai kebutuhan.

Hingga H.2, tercatat sebanyak 3.273 pendaki melakukan registrasi melalui sejumlah jalur pendakian. Rinciannya, 223 orang melalui Registrasi Lembanna, 1.681 orang melalui Bulu Balea, 947 orang melalui Tassoso, dan 422 orang melalui Kanreapia.

 

Arif mengimbau para pendaki agar tidak memaksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Kondisi cuaca, suhu dingin, kelelahan, serta kepadatan jalur menjadi faktor yang perlu diperhatikan selama kegiatan pendakian.

 

“Kami mengimbau seluruh pendaki untuk mempersiapkan diri dengan baik, membawa perlengkapan sesuai kebutuhan, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri jika tubuh mulai mengalami gangguan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai semangat mengibarkan Merah Putih justru mengabaikan keselamatan diri,” tegasnya.

 

Dalam pelaksanaan siaga khusus tersebut, personel disebar pada delapan titik pemantauan, yakni Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, puncak Gunung Bawakaraeng, Lembah Ramma, serta jalur Tassoso.

 

Basarnas Makassar juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang aktif selama pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat tingginya jumlah pendaki dan karakteristik medan Gunung Bawakaraeng yang membutuhkan kesiapsiagaan.

 

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga jalur pendakian. Ini tentang memastikan setiap orang yang datang untuk memperingati kemerdekaan dapat kembali dengan selamat kepada keluarganya. Semangat kemerdekaan harus berjalan bersama kepedulian dan kemanusiaan,” kata Arif.

 

Basarnas Makassar memastikan siaga khusus akan terus dilaksanakan hingga berakhirnya periode pengamanan pada 18 Agustus 2026. Tim SAR Gabungan akan tetap melakukan pemantauan di sejumlah titik dan siap memberikan pertolongan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera
Swiss-Belinn Panakkukang Kumpulkan 735 Kantong Darah Sepanjang 2026
Penjualan Toyota Agya Terus Melejit, Kuasai 34,3% Market di Kelasnya
LPPM UIT Gelar Monev Internal di Fakultas Keperawatan, Fokus Perkuat Publikasi dan Arah PKM Dosen
OJK PERKUAT EKOSISTEM PEMBIAYAAN UMKM DENGAN PENYEDIAAN INFORMASI KOMPREHENSIF
GMTD Dukung Musda REI Sulsel, Sediakan Lahan  untuk Program Penanaman Sejuta Pohon
Eksibisi Menembak di Gowa, TNI-Polri dan Forkopimda Adu Konsentrasi
OJK Dorong ASN Batang Jadi Bagian dari Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modal
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Swiss-Belinn Panakkukang Kumpulkan 735 Kantong Darah Sepanjang 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Penjualan Toyota Agya Terus Melejit, Kuasai 34,3% Market di Kelasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:28 WITA

LPPM UIT Gelar Monev Internal di Fakultas Keperawatan, Fokus Perkuat Publikasi dan Arah PKM Dosen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:59 WITA

GMTD Dukung Musda REI Sulsel, Sediakan Lahan  untuk Program Penanaman Sejuta Pohon

Berita Terbaru

Makassar

Usai Dilantik,Ketua PAN Sulsel Target 5 Kursi

Rabu, 7 Okt 2026 - 14:59 WITA