Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengajak generasi muda meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba melalui Program Edukasi Anti Narkoba untuk Sekolah di SMA Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/9).

 

Kegiatan yang digelar dalam rangka Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, bekerja sama dengan Yayasan Sustainable Impact.ID serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala SMA Negeri 1 Makassar, Sulihin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pelindo bersama seluruh pihak yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan program edukasi tersebut.

 

Menurut dia, edukasi mengenai bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada pelajar agar mereka memiliki pengetahuan, keteguhan sikap, dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo, Yayasan Sustainable Impact.ID, dan BNN atas terselenggaranya kegiatan ini di SMA Negeri 1 Makassar. Program ini sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai bahaya narkoba serta membantu mereka mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Dia berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut tidak hanya diterapkan oleh para siswa, tetapi juga disampaikan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya.

 

PIC Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 4, Marwah, mengatakan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pelindo terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

 

“Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi juga kebebasan generasi muda dari ancaman narkoba. Pelajar harus tumbuh sehat, berprestasi, dan memiliki masa depan yang baik,” kata Marwah.

 

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sejak dini karena sebagian besar waktu generasi muda dihabiskan dalam lingkungan pendidikan. Namun, upaya pencegahan narkoba tetap membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah, keluarga, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

 

“Melalui program TJSL ini, kami ingin ikut memperkuat langkah pencegahan dengan membekali para siswa pengetahuan yang benar mengenai narkoba. Kami berharap mereka tidak sekadar mengetahui bahayanya, tetapi juga mampu menjaga diri dan mengajak teman-temannya untuk menjauhi narkoba,” tuturnya.

 

Marwah menambahkan, Pelindo akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi.

 

Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, Anas Kaharuddin, dalam materinya yang bertema “Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” menjelaskan bahwa pencegahan merupakan langkah penting untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Pelajar perlu memahami berbagai bentuk ancaman narkoba sekaligus mengetahui cara mengambil sikap ketika menghadapi pengaruh atau ajakan dari lingkungan sekitar.

 

“Generasi muda perlu dibekali informasi yang benar dan kemampuan untuk berkata tidak terhadap narkoba. Jangan pernah mencoba karena penyalahgunaan narkoba dapat berdampak pada kesehatan, pendidikan, hubungan sosial, bahkan masa depan seseorang,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

 

Kolaborasi Pelindo, Yayasan Sustainable Impact.ID, BNN, dan SMA Negeri 1 Makassar ini diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Dua Bulan, SMP Islam Athirah Bone Torehkan 39 Prestasi di Berbagai Bidang
Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Pacu Pengerjaan Tower Sumur untuk Masyarakat Kalebarembeng
Renovasi Rumah Syahrir di Gowa Capai Progres 17 Persen
Mantan Anggota DPRD Sulsel & Pakar Vokasi Dr. Affandy Agusman Aris Jabat Wakil Rektor I UPA Gowa
IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
Kebut Akses Ekonomi Desa, Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Terus Meratakan Jalan Tani
Renovasi RTLH Muh. Ramli di Gowa Capai Progres 17 Persen
Renovasi RTLH di Gowa Capai 20 Persen, Satgas TMMD Terus Berupaya Wujudkan Hunian Layak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:03 WITA

Dalam Dua Bulan, SMP Islam Athirah Bone Torehkan 39 Prestasi di Berbagai Bidang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Pacu Pengerjaan Tower Sumur untuk Masyarakat Kalebarembeng

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Renovasi Rumah Syahrir di Gowa Capai Progres 17 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:16 WITA

Mantan Anggota DPRD Sulsel & Pakar Vokasi Dr. Affandy Agusman Aris Jabat Wakil Rektor I UPA Gowa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:08 WITA

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Berita Terbaru

Berita

Renovasi Rumah Syahrir di Gowa Capai Progres 17 Persen

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:47 WITA