Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:51 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Tim riset SMP Islam Athirah Makassar menorehkan prestasi pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Tim bidang IPA berhasil meraih medali emas, sementara tim bidang IPS memperoleh penghargaan khusus pada ajang penelitian tingkat nasional tersebut.

 

OPSI 2026 berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta, 24–30 September 2026. Kompetisi ini mempertemukan ribuan tim peneliti siswa dari berbagai daerah di Indonesia, dengan 1.088 tim bidang IPA dan 1.037 tim bidang IPS yang mengikuti persaingan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Prestasi tersebut diraih melalui dua penelitian dengan fokus berbeda. Pada bidang IPA, Bening Faratika Ayuni dan Adil Kusuma Ramadhan mengembangkan penelitian berjudul “Hydrocool: Smart Bio-based Hydrogel Cooling Case Berbasis Biopolimer-CaCl₂ sebagai Sistem Pendingin Pasif Terintegrasi dalam Mengatasi Overheating pada Smartphone.”

 

Penelitian itu menawarkan pemanfaatan material berbasis biopolimer sebagai solusi pendinginan pasif untuk mengatasi persoalan overheating pada perangkat smartphone.

 

Sementara pada bidang IPS, Andi Aila Putri Nafeeza dan Muhammad Alfath Abrisam Ahza mengangkat penelitian “EPIC-AI (Epistemic Protection and Information Control Toward Artificial Intelligence): Analisis Ketahanan Epistemik Remaja terhadap Misinformasi sebagai Cerminan Kesiapan Literasi Artificial Intelligence.”

 

Penelitian tersebut mengkaji kemampuan remaja dalam menghadapi misinformasi di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI), sekaligus melihat kesiapan literasi AI dari perspektif ketahanan epistemik.

 

Kedua tim sebelumnya melalui tahapan kompetisi dari tingkat Kota Makassar hingga provinsi sebelum melaju ke tingkat nasional. Keduanya membawa isu berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari persoalan yang dekat dengan perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat.

 

Kepala SMP Islam Athirah Makassar, Nilamartini, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi itu merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani siswa sejak tahap daerah hingga nasional.

 

“Alhamdulillah, sangat bersyukur dengan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bisa menyelesaikan penelitian dan berlanjut ke tingkat nasional, mulai dari tingkat Kota Makassar, provinsi hingga nasional. Ini adalah hal yang baik untuk anak-anak dan sekolah,” ujarnya.

 

Menurut Nilamartini, capaian tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan kompetensi siswa, khususnya dalam bidang riset dan penelitian. Ia menyebut keberhasilan itu tidak terlepas dari usaha maksimal serta dukungan keluarga besar Sekolah Islam Athirah.

 

“Kompetensi dan kemampuan dalam bidang riset atau penelitian ini adalah rezeki dari Allah SWT dari usaha yang sudah dilakukan secara maksimal. Ini juga tidak lepas dari doa seluruh keluarga besar Sekolah Islam Athirah,” tuturnya.

 

Bening Faratika Ayuni mengungkapkan rasa syukurnya atas medali emas yang diraih bersama tim. Ia menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil dari doa, kerja keras, perjuangan, dan dukungan berbagai pihak.

 

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas pencapaian ini. Medali emas ini menjadi hasil dari doa, kerja keras, perjuangan, dan dukungan dari banyak pihak. Terima kasih kepada semua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan selama prosesnya. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik ke depannya,” kata Bening.

 

Sementara itu, Andi Aila Putri Nafeeza mengaku bersyukur dan bahagia atas penghargaan khusus yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

 

“Saya merasa sangat bersyukur dan bahagia setelah menerima penghargaan khusus ini. Penghargaan ini menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik ke depannya,” ujarnya.

 

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa SMP Islam Athirah Makassar untuk terus mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi ini juga memperkuat komitmen sekolah dalam mendorong budaya penelitian serta memfasilitasi siswa untuk berkompetisi di tingkat nasional. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS
Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar
LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren
FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi
FKM UIT Sambut Mahasiswa Baru 2026 melalui PKKMB dan Kuliah Tamu: Menyiapkan Generasi Kesehatan Masyarakat yang Sehat, Unggul, dan Berkarakter
Bukit Baruga Buka Peluang Penghasilan Tambahan lewat Program Baruga Friends
RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif
Wujud Nyata Pembinaan Teritorial, Kodim 1409/Gowa Latih Puluhan Anak Pencak Silat Militer
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:51 WITA

Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:22 WITA

ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS

Rabu, 30 September 2026 - 21:17 WITA

Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar

Rabu, 30 September 2026 - 21:00 WITA

LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WITA

FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi

Berita Terbaru