EWAKO KAPOPOSANG: Bank Indonesia Hadirkan Layanan Rupiah  hingga Wilayah Kepulauan 3T Kabupaten Pangkep

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKEP,FILALIN.COM,  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep menghadirkan program EWAKO KAPOPOSANG (Edukasi, Wujudkan Bakti Sosial di Kepulauan & Optimalkan Rupiah di Pulau Kapoposang) pada Jumat, 25 September 2026, di Desa Mattiro Ujung, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Melalui program ini, warga Pulau Kapoposang memperoleh akses layanan penukaran uang tidak layak edar tanpa harus menempuh perjalanan ke wilayah lain untuk mendapatkan layanan perbankan. Pada kesempatan yang sama, warga dan siswa juga mendapatkan edukasi mengenai keaslian uang Rupiah serta penggunaan QRIS

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pangkep Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., Deputi Kepala Divisi KPwBI Sulsel A. Yazid Niam, Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I., unsur Forkopimda Kabupaten Pangkep, Camat Liukang Tupabbiring H. Abdul Rahman, Kepala Desa Mattiro Ujung Hasanuddin, serta tokoh masyarakat Pulau Kapoposang.

EWAKO KAPOPOSANG merupakan program yang memadukan tiga kegiatan untuk mendekatkan layanan Bank Indonesia kepada masyarakat kepulauan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) sebagai wujud clean money policy. Pertama, layanan kas keliling untuk menarik uang Rupiah yang sudah tidak layak edar sekaligus menyediakan uang Rupiah yang layak bagi masyarakat. Kedua, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta QRIS yang dibawakan oleh dua Duta Muda CBP Rupiah Sulawesi Selatan. Kegiatan edukasi tersebut menjangkau 150 warga serta 93 siswa SDN 12 Kapoposang dan SMP 13 Satap Pandangan. Edukasi juga diberikan kepada 130 warga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pangkep. Ketiga, bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis bagi 79 warga, serta pembagian 150 paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat termasuk susu sebagai dukungan pemenuhan nutrisi untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui edukasi tersebut, warga dan siswa tidak hanya belajar mengenali ciri keaslian Rupiah, tetapi juga memahami cara merawat dan memperlakukan uang dengan baik serta ketentuan penggantian uang yang rusak. Tidak hanya itu, Duta Muda CBP Rupiah turut membekali warga dengan metode 5J dalam merawat uang (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan distaples), mengenalkan QRIS sebagai cara bertransaksi yang mudah, serta mengajak warga menggunakan Rupiah secara bijak, berbelanja produk dalam negeri, menabung, hingga berinvestasi. Kegiatan edukasi diikuti dengan antusias oleh para peserta, yang ditunjukkan melalui kesediaan menjadi agen CBP Rupiah bagi keluarga dan kerabatnya.

Selanjutnya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengapresiasi inisiatif KPwBI Sulsel yang menunjukkan kepedulian kepada masyarakat di wilayah 3T khususnya kepulauan. Menurutnya, kegiatan ini membantu mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan dapat memicu instansi lain untuk mengunjungi pulau-pulau di Kabupaten Pangkep. Deputi Kepala Divisi KPwBI Sulsel, A. Yazid Niam, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep atas sinergi yang selama ini terjalin baik sehingga kegiatan di Pulau Kapoposang dapat terlaksana.

Ke depan, KPwBI Sulsel akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan edukasi CBP Rupiah dan layanan kas secara bertahap ke berbagai wilayah 3T di Sulawesi Selatan, sesuai dengan kebutuhan dan prioritas layanan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh akses terhadap Rupiah yang layak, memahami cara menjaga Rupiah, serta mengenal pilihan transaksi digital yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026
Linieritas Penting,  Tetapi Guru Bukan Garis Lurus
Perkuat Ekosistem Pesisir Pangkep, Kalla Toyota Tanam 43.000   Pohon Mangrove dalam Rangka HUT KALLA ke-74 
FIN EXPO BIK 2026 PERKUAT SINERGI DAN PERLUAS AKSES KEUANGAN MASYARAKAT SULAWESI SELATAN
Sambut Bulan Oktober, ARYADUTA Makassar Hadirkan Promo Menerpa “Octotreats Staycation” dengan Pemandangan Pantai yang Mempesona
Surat MA Nyasar ke Pengadilan Agama, Kuasa Hukum Bupati Gowa Endus Dugaan Sabotase
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Penyaluran Pertalite ke Wilayah Toraja
SAATNYA ANAK MUDA AMBIL PERAN! OJK SULSEL SULBAR SIAPKAN DUTA LITERASI KEUANGAN 2026–2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:05 WITA

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WITA

EWAKO KAPOPOSANG: Bank Indonesia Hadirkan Layanan Rupiah  hingga Wilayah Kepulauan 3T Kabupaten Pangkep

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:33 WITA

Linieritas Penting,  Tetapi Guru Bukan Garis Lurus

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Perkuat Ekosistem Pesisir Pangkep, Kalla Toyota Tanam 43.000   Pohon Mangrove dalam Rangka HUT KALLA ke-74 

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:02 WITA

FIN EXPO BIK 2026 PERKUAT SINERGI DAN PERLUAS AKSES KEUANGAN MASYARAKAT SULAWESI SELATAN

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 21:05 WITA

Berita

Linieritas Penting,  Tetapi Guru Bukan Garis Lurus

Senin, 5 Okt 2026 - 18:33 WITA