Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, –Kain tradisional kerap dipandang sebagai bagian dari warisan budaya yang lekat dengan masa lalu. Bagi *Maskerade*, wastra justru menjadi bahan untuk menciptakan karya yang dekat dengan gaya hidup generasi masa kini. Brand fashion dan kerajinan tangan asal Makassar tersebut membawa karakter wastra Sulawesi Selatan ke panggung *INACRAFT 2026* di Jakarta International Convention Centre (JICC), 7–11 September 2026.

Maskerade merupakan UMKM mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang terpilih melalui proses kurasi untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang kerajinan dan produk kreatif berskala nasional tersebut. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi Maskerade untuk memperkenalkan produk wastra dan handcraft khas Sulawesi Selatan kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka jejaring baru untuk pengembangan usaha.

Didirikan pada 2017 oleh *Nana Ibrahim*, Maskerade tumbuh dari usaha sederhana dengan modal yang berasal dari uang jajan saat kuliah. Dari titik awal tersebut, Nana membawa satu gagasan yang terus menjadi identitas bisnisnya: membuat kain tradisional tampil relevan dan menarik bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagasan tersebut diwujudkan melalui busana kontemporer yang memadukan kekayaan wastra Nusantara, seperti *Sutra Sengkang dan Tenun Toraja*, dengan desain modern. Maskerade juga mengembangkan berbagai aksesori dengan memanfaatkan material ramah lingkungan, termasuk limbah botol kaca yang diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi.

Perjalanan tersebut turut membuka ruang bagi penjahit dan pengrajin lokal untuk terlibat dalam proses produksi. Dari Makassar, produk Maskerade kemudian berkembang hingga dipasarkan melalui gerai resminya di Nipah Park Makassar dan menjangkau pasar internasional seperti *Malaysia, Jepang, dan Belanda*.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi *Lilik Hardiyanto* mengatakan, keikutsertaan Maskerade di INACRAFT menjadi bagian dari upaya Pertamina membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaannya.

“Maskerade menunjukkan bagaimana kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang punya nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui INACRAFT, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya, membangun jaringan, dan menemukan peluang baru untuk mengembangkan usaha,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, pengembangan UMKM membutuhkan proses yang berkelanjutan. Akses terhadap pasar, kesempatan memperkenalkan produk, penguatan merek, serta jejaring bisnis menjadi bagian penting agar usaha dapat tumbuh dan memiliki daya saing.

Bagi Nana, perjalanan Maskerade dari usaha kecil hingga dapat membawa karya berbasis wastra Sulawesi Selatan ke berbagai pasar memberikan pengalaman penting dalam membangun sebuah brand.

“Dari awal, kami ingin menunjukkan bahwa kain tradisional bisa tampil modern dan dekat dengan anak muda. Kami terus belajar bagaimana mengolah cerita dari kain dan budaya kita menjadi produk yang bisa diterima lebih banyak orang. Kesempatan mengikuti INACRAFT memberi kami ruang untuk bertemu pasar baru, memperkenalkan karya, sekaligus melihat peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan ke depan,” kata Nana.

Nana mengatakan, keterlibatan pengrajin dan penjahit lokal menjadi bagian penting dari perjalanan Maskerade. Setiap produk yang dibuat membawa proses panjang, mulai dari pemilihan material, pengembangan desain, hingga pengerjaan oleh tenaga lokal.

“Bagi kami, setiap produk punya cerita. Ada cerita tentang kainnya, pengrajinnya, daerah asalnya, dan proses bagaimana semuanya bisa menjadi sebuah produk yang bisa dipakai sehari-hari. Itu yang ingin terus kami bawa ketika memperkenalkan Maskerade ke pasar yang lebih luas,” tambah Nana.

Melalui partisipasi dalam INACRAFT 2026, Maskerade tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga membangun koneksi dengan calon mitra, konsumen, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis bagi UMKM binaan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong UMKM binaan untuk mengembangkan potensi produk lokal melalui peningkatan kapasitas, penguatan branding, serta perluasan akses pasar. Pendampingan dilakukan agar produk yang lahir dari potensi daerah memiliki kesempatan untuk tumbuh dan menjangkau konsumen yang lebih luas. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zahir Juana Ridwan Berbagi Tips Membuat Pantun di SD Negeri Borong Makassar
Periksa 3 Saksi, Polda Sulsel Dalami Dugaan Kekerasan terhadap Pendamping Petani Laoli
Road to Give Makassar 2026 Targetkan 1.000 Pelari, Bawa Misi Sosial untuk Air Bersih
Kosmetik Bermerkuri Diproduksi di Rumah, Dua Perempuan di Gowa Jadi Tersangka
Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Parigi Gowa Capai 84,51 Persen
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera
Swiss-Belinn Panakkukang Kumpulkan 735 Kantong Darah Sepanjang 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Zahir Juana Ridwan Berbagi Tips Membuat Pantun di SD Negeri Borong Makassar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:45 WITA

Periksa 3 Saksi, Polda Sulsel Dalami Dugaan Kekerasan terhadap Pendamping Petani Laoli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Road to Give Makassar 2026 Targetkan 1.000 Pelari, Bawa Misi Sosial untuk Air Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Kosmetik Bermerkuri Diproduksi di Rumah, Dua Perempuan di Gowa Jadi Tersangka

Berita Terbaru