MAKASSAR,FILALIN.COM, – Perkembangan ekonomi digital mendorong kebutuhan konektivitas internet yang semakin cepat dan stabil. Di Makassar, penguatan jaringan 5G menjadi salah satu langkah untuk mendukung aktivitas pelaku usaha, mahasiswa, pekerja digital, hingga kreator konten dalam memanfaatkan teknologi.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyatakan jaringan 5G miliknya kini telah menjangkau seluruh wilayah daratan Kota Makassar. Cakupan tersebut tidak termasuk wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang.
Penguatan jaringan ini dinilai penting mengingat Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pintu gerbang Indonesia Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar, mengatakan kebutuhan digital masyarakat terus berkembang, mulai dari komunikasi dan hiburan hingga pekerjaan yang dapat dilakukan dari berbagai lokasi.
Menurutnya, konektivitas yang memadai dapat membantu pelaku usaha berinteraksi dengan pelanggan secara daring, mahasiswa mengakses sumber pembelajaran, serta kreator konten menghasilkan dan mendistribusikan karya mereka.
“Seluruh titik atau kecamatan di Makassar sudah terjangkau jaringan 5G kami,” ujar Beni dalam kegiatan Indosat 5G Media Gathering di Makassar, Jumat (9/10/2026).
Dukung Produktivitas dan Kreativitas Digital
Pemanfaatan jaringan internet saat ini tidak lagi terbatas pada kebutuhan komunikasi. Koneksi yang cepat juga dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan jarak jauh, konferensi video, pengunggahan konten berukuran besar, hingga penggunaan berbagai perangkat digital secara bersamaan.
Indosat menyebut teknologi 5G yang disiapkan mampu menawarkan kecepatan hingga 500 Mbps, bergantung pada kondisi jaringan dan perangkat yang digunakan.
Beni menjelaskan, pengembangan jaringan tersebut diarahkan untuk memenuhi empat kebutuhan utama pelanggan, yakni bermain gim daring, menikmati layanan streaming, bekerja secara fleksibel, serta memanfaatkan perangkat berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Kebutuhan tersebut semakin relevan seiring berkembangnya pola kerja work from home (WFH), work from cafe (WFC), hingga work from anywhere (WFA).
Dengan konektivitas yang mendukung aktivitas tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk bekerja, belajar, dan mengembangkan usaha tanpa selalu bergantung pada lokasi fisik tertentu.
Perluasan Jaringan ke Gowa dan Maros
Selain Makassar, Indosat juga mulai memperluas jangkauan 5G secara bertahap ke Kabupaten Gowa dan Maros.
Perusahaan menyebut jangkauan jaringan 5G di Makassar telah mencakup potensi populasi sekitar 1,2 juta jiwa. Pengembangan ke wilayah penyangga diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat yang memiliki keterkaitan ekonomi dan mobilitas dengan Kota Makassar.
Perluasan ini juga membuka peluang pemanfaatan konektivitas digital untuk promosi produk, pelayanan pelanggan, pengembangan ekonomi kreatif, serta kegiatan komunitas.
Meski demikian, manfaat jaringan 5G bagi masyarakat tetap bergantung pada ketersediaan perangkat yang kompatibel, kondisi sinyal di lokasi pengguna, dan layanan operator yang digunakan.
Penguatan infrastruktur digital tersebut menjadi bagian dari upaya Indosat mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. Ke depan, konektivitas diharapkan tidak hanya mempermudah akses hiburan, tetapi juga menjadi penunjang produktivitas dan pengembangan ekonomi digital di Makassar serta wilayah sekitarnya. (*)


















