GOWA, FILALIN.COM, — Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ismail, warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, terus digenjot. Hingga Minggu (18/10/2026), pembangunan rumah tersebut telah mencapai progres 15 persen.
Renovasi rumah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak dan berisiko terhadap keselamatan penghuninya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program tersebut, diharapkan Bapak Ismail bersama keluarga dapat segera menempati rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk mendukung kehidupan sehari-hari.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap melalui semangat gotong royong. Sejumlah pekerjaan awal meliputi penggalian fondasi, pemasangan batu bata, hingga penataan kerangka dasar bangunan.
Keterlibatan personel pelaksana bersama masyarakat setempat menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempercepat proses pembangunan. Sinergi tersebut juga mencerminkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah Kabupaten Gowa.
Peltu Edy S, Pendim Gowa, mengatakan pengerjaan RTLH tersebut terus dipacu agar dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Pengerjaan rumah Bapak Ismail terus kami upayakan agar berjalan dengan baik. Saat ini progresnya sudah mencapai 15 persen. Kami berharap melalui program ini, keluarga penerima bantuan dapat memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Peltu Edy S.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan di lapangan.
Menurutnya, pembangunan RTLH tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan progres yang telah mencapai 15 persen, pengerjaan rumah Bapak Ismail akan terus dilanjutkan ke tahap berikutnya. Program ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga penerima bantuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. (*)


















