GOWA,FILALIN.COM, — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1409/Gowa menggelar sosialisasi kesehatan, ketahanan pangan, dan hortikultura bagi masyarakat Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Daeng Serang, Dusun Bontomanai, tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat, pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, serta pemanfaatan sektor pertanian untuk mendukung kemandirian rumah tangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosialisasi ini melibatkan sejumlah unsur lintas sektor, yakni Hj. Nida Arnianti, S.Kep., Ns., dari Puskesmas Bontonompo; Kapten Arm. Santoso selaku Danramil Bontonompo yang mewakili Satgas TMMD ke-130; Wakapolsek Bontonompo Iptu Suardi; serta Aspar dari Dinas Pertanian Kabupaten Gowa.
Para pemateri menyampaikan materi sesuai bidang masing-masing. Edukasi kesehatan menitikberatkan pada pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Sementara itu, materi ketahanan pangan membahas upaya memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang bergizi, disertai pengenalan teknik budidaya tanaman hortikultura yang baik dan berpotensi memberikan nilai ekonomi.
Penerangan Kodim (Pendim) 1409/Gowa menyampaikan bahwa edukasi kesehatan dan ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui program TMMD ke-130.
“Kesehatan dan ketersediaan pangan yang cukup adalah dua pilar utama kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita ingin warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki pengetahuan yang bisa diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan,” demikian keterangan Pelti Edy S Pendim 1409/Gowa.
Warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kolaborasi TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pertanian lokal.
Melalui kegiatan nonfisik TMMD ke-130 ini, peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur desa. Dengan demikian, manfaat program TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan secara berkelanjutan. (*)


















