Sepanjang 2023, Pertamina Sanksi Tegas 59 SPBU Di Sulawesi yang Lalukan Pelanggaran

- Penulis

Senin, 25 September 2023 - 14:41 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, FILALIN.COM,– Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada periode Januari s.d September 2023 telah menjatuhkan sanksi kepada 59 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Sulawesi. Dimana pemberian sanksi tersebut berdasarkan investigasi mandiri Pertamina maupun laporan masyarakat atas praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi, baik yang dilakukan oleh Pengelola maupun oknum Operator SPBU.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan “Dari 59 sanksi tersebut, lima puluh persen berasal dari pengaduan masyarakat melalui kanal Pertamina Call Center 135. Sanksi tersebut juga beragam dari teguran lisan, pemberian surat peringatan, pembayaran denda dan penghentian sementara pasokan BBM subsidi” ucapnya.

Fahrougi menuturkan, pihaknya melakukan penindakan berdasarkan perjanjian antara lembaga penyalur (SPBU) dengan Pertamina dan masih terdapat keterbatasan dalam menindak penyalahgunaan distribusi BBM. Hal tersebut lantaran regulasi yang dapat mengatur Pertamina untuk memberikan sanksi kepada Pemilik SPBU sampai dengan pengelola hingga operator SPBU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa faktor yang mempengaruhi hingga terjadi penyelewengan BBM yaitu salah satunya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh oknum konsumen “Perilaku menyimpang tersebut adalah pengisian berulang tangki modifikasi yang semuanya bermuara pada penimbunan BBM yang dilakukan oleh oknum konsumen. Sedangkan dalam regulasi masih mengatur siapapun dan kapanpun masih bisa mengisi BBM Subsidi selama memiliki QR Code sesuai Nopol Kendaraan sehingga SPBU sah menyalurkan berdasar regulasi yang ada” tambah Fahrougi.

Selain faktor tersebut, adanya permintaan pasar untuk solar yang mestinya menggunakan solar industri bagi kapal dengan bermesin besar penangkap ikan, dan pertambangan dalam jumlah sangat besar juga menjadi penentu dalam maraknya tindak pidana penyelewengan. Sehingga perlu adanya peran Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah untuk melakukan penindakan apabila terbukti oknum konsumen melalukan penyalahgunaan BBM subsidi.

Fahrougi menyebutkan penyalahgunaan solar bersubsidi modusnya beragam “Penyalahgunaan ini mulai dari mengubah kapasitas tangki, peruntukan kendaraan yang tidak sesuai, bahan bakar yang seharusnya untuk industri tapi pakai yang BBM bersubsidi, hingga kendaraan yang memiliki nomor polisi berganti-ganti. Namun dari pada itu, modus serta lokasi yang rawan telah kami petakan dan semoga dapat dikurangi potensi penyalahgunaannya,” jelasnya.

Pertamina juga mengapresiasi Aparat Penegak Hukum yang terus melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi. Sebagaimana diketahui bahwa segala bentuk tindakan pelanggaran bisnis ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Subsidi akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku sesuai dengan Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas informasi yang telah disampaikan dan juga temen temen wartawan berbagai media yang turut serta memberitakan dan mengedukasi terkait BBM subsidi. Dengan diberlakukan sanksi ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan perhatian terhadap standar operasi perusahaan, agar ke depan kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Dorong ASN Batang Jadi Bagian dari Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modal
LPPM UIT Lanjutkan Monev Internal di FEB, Perkuat Arah Riset Ekonomi dan Bisnis yang Relevan dan Berdampak
Bangun Kesadaran Sejak Dini, Satlantas Polresta Gowa Edukasi Pelajar soal Helm
Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026
EWAKO KAPOPOSANG: Bank Indonesia Hadirkan Layanan Rupiah  hingga Wilayah Kepulauan 3T Kabupaten Pangkep
Linieritas Penting,  Tetapi Guru Bukan Garis Lurus
Perkuat Ekosistem Pesisir Pangkep, Kalla Toyota Tanam 43.000   Pohon Mangrove dalam Rangka HUT KALLA ke-74 
FIN EXPO BIK 2026 PERKUAT SINERGI DAN PERLUAS AKSES KEUANGAN MASYARAKAT SULAWESI SELATAN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:33 WITA

OJK Dorong ASN Batang Jadi Bagian dari Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:39 WITA

LPPM UIT Lanjutkan Monev Internal di FEB, Perkuat Arah Riset Ekonomi dan Bisnis yang Relevan dan Berdampak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Bangun Kesadaran Sejak Dini, Satlantas Polresta Gowa Edukasi Pelajar soal Helm

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:05 WITA

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WITA

EWAKO KAPOPOSANG: Bank Indonesia Hadirkan Layanan Rupiah  hingga Wilayah Kepulauan 3T Kabupaten Pangkep

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 21:05 WITA